BAUBAU, Nawacita – La Arimansi (87) seorang kakek asal Desa Wakuli, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan selamat setelah hilang dalam hutan selama 10 hari.
Saat ditemukan pada Selasa 21 Januari 2020, kakek tersebut dalam keadaan terbaring dan lemas di Hutan Bonto, Kota Baubau. Kakek tersebut kemudian langsung dievakuasi oleh Tim SAR dan anggota Polres Baubau ke perumahan terdekat.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Hidup Pengamen Tuna Netra
Komandan Pos SAR Baubau Hasruddin Ere mengatakan, sebelum hilang La Arimansi hendak menuju ke kebunnya seorang diri di Desa Wakuli, namun kakek tersebut tersesat hingga berjalan ke Hutan Kota Baubau.
Baca Juga: Kisah Sopir Angkot yang Berhasil Jadi Wakil Rakyat
“Sang kakek pun tersesat dalam hutan selama 10 hari dan baru ditemukan seorang warga yang melintas dalam hutan,” kata Komandan Pos SAR Baubau Hasruddin Ere, Rabu (22/1/2020)
Menurut Hasruddin Ere, saat ditanya petugas SAR untuk bertahan hidup kakek berusia 87 tahun ini mengaku mengonsumsi air rotan yang ditemukan di tengah hutan. “Kakek La Arimansi tersebut kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan,” tandas Hasruddin Ere.
sdnws.

