Nujek Siap Saingi Grab dan Gojek, Siapkan Fitur Berbeda

0
1258
Nusantara Ojek (Nujek) menjadi platform aplikasi ojek online baru yang siap saingi Gojek dan Grab.
Nusantara Ojek (Nujek) menjadi platform aplikasi ojek online baru yang siap saingi Gojek dan Grab.

SURABAYA, Nawacita – Ojek online di Indonesia sebagai Negara berkembang masih sangat besar. Dengan mobilitas masyarakat Indonesia yang tinggi serta kemudahan yang ditawarkan menjadi daya tarik perusahaan dari dalam dan luar negeri  untuk masuk dan menggarap pasar.

Nusantara Ojek (Nujek) menjadi platform aplikasi ojek online baru yang siap saingi Gojek dan Grab. Aplikasi karya anak bangsa yang diinisiasi warga Nahdlatul Ulama (NU) ini siap menjadi solusi  bagi pengguna dengan menawarkan beberapa fitur unggulan yang berbeda dengan aplikasi ojek online lainnya.

“Empat kelebihan yang ditawarkan Nujek yang berbeda dengan fitur  Ojol lainnya. Diantaranya pelanggan bisa pilih driver, jarak yang disesuaikan dan gender,  bisa juga berlangganan, bisa memilih mitra driver khusus. Misalnya pelanggan  wanita bisa langsung memilih mitra driver yang wanita. Nujek juga bisa stop n go,” kata CEO Nujek Moch. Gozali.

Gozali menambahkan dengan fitur yang berbeda dengan ojol lainnya, pihaknya optimistis Nujek bisa bersaing di tengah ketatnya bisnis ojek online. Nujek  juga menyediakan layanan transportasi online, pengiriman barang, pesan antar makanan, belanja kebutuhan sehari-hari dan penyedia jasa profesional secara on demand dalam satu platform aplikasi mobile.

Baca Juga: Anterin.id, Pesaing Gojek dan Grab Indonesia

“Semuanya sama dengan fitur layanan ojol yang sudah ada.Hanya saja Nujek memiliki empat kelebihan yang berbeda yang tidak dimiliki ojol  yang sudah ada. Dan perbedaan inilah yang akan kita tonjolkan menjadi kelebihan. Selain bisa memilih driver sesuai gender, bisa berlangganan juga ada layanan memanggil guru ngaji,” jelas Gozali.

Gozali menambahkan konsep Nujek yakni go life yang bisa diunduh di play store. Saat ini yang sudah download Nujek sebesar 100 ribu, dengan partner mitra driver sebanyak 40 ribu yang sudah tersebar di 15 kota di Indonesia.

“Selain di beberapa kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Pasuruan juga di luar pulau seperti di Pontianak, Gorontalo. Di luar Jatim yakni di Banyumas, Pemalang dan Cirebon,” jelasnya. Nujek bekerjasama dengan Datam dari Korea yang siap mensupport teknologi dan investasi. Diantaranya Datam bakal menyiapkan 500 motor hybrid untuk mengurangi emisi karbon secara bertahap.

Rencananya pada bulan maret 500 motor tersebut akan disebar di Kota Surabaya, Gorontalo dan sejumlah kota lain. James Lee (Young Cheol) Chairman/CEO Datam Group mengatakan pihaknya tertarik bekerjasama dengan Nujek karena potensi pasar di Indonesia yang besar serta bisa mengurangi emisi karbon.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Gamers, Gojek Luncurkan GoGames

Datam optimistis Nujek bisa berkembang layaknya dua perusahaan ojol yang sudah besar yakni Grab dan Gojek. “Kita komitmen dalam tiga tahun ke depan siap membantu Nujek. Tahap awal 500 motor dan akan terus ditambah sesuai kebutuhan. Tahap awal dipilih sepeda motor yang usianya tua, dipastikan emisi karbonnya tinggi,” jelasnya.

Gozali menambahkan untuk regulasi kita sedang mencoba dengan pemerintah terkait mesin baru hybrid. Target 2020, ada 1 juta downloader, mitra sudah punya 18 ribu. Sampai akhir tahun 2020 bisa gandeng 100 ribu mitra driver. “Kita gandeng investor dari korea yang menjadi pelopor kendaraan ramah lingkungan.

Datam komitmen mengucurkan dana Rp 3 Triliun dalam tiga tahun dalam berbagai bentuk kerjasama. Launching Nujek di Surabaya akan dilakukan bulan Ramadhan ini dan di Jakarta pada bulan Juni 2020. Untuk Surabaya saat ini sudah ada 4.000 permintaan mitra driver,” tegasnya.

ncnws.

LEAVE A REPLY