Reses di Mojokerto, LaNyalla Terima Aduan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Ketua DPD RI

0
283
Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti saat reses di Mojokerto Jawa Timur

 

MOJOKERTO, NAwacita -Mengisi masa reses di Jawa Timur, LaNyalla Mahmud Mattalitti bertemu masyarakat di Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Turut hadir dalam pertemuan itu Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan jajaran Forkompimda serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.

Dikatakan LaNyalla, salah satu fungsi DPD RI adalah fungsi pengawasan. Oleh karena itu LaNyalla meminta masyarakat tidak segan-segan mengadukan persoalan yang dihadapi di lapangan kepada DPD RI. “Buat laporan tertulis, kirimkan ke DPD RI, nanti kita tindaklanjuti melalui alat kelengkapan yang ada di DPD. Karena komitmen kita di DPD, adalah membawa persoalan di daerah untuk dibantu cari solusinya di pusat,” tukas LaNyalla yang terpilih sebagai anggota DPD RI dari Dapil Jatim itu, Selasa (24/12/2019).

Tokoh masyarakat Mojokerto, Ayub Busono, mengatakan bahwa Mojokerto dulu adalah daerah agraris. Sekarang berkembang pesat menjadi daerah industri. Tentu dengan segala konsekuensinya. Termasuk terjadi alih fungsi lahan pertanian, dan perubahan kultur dari agraris ke industri.

Ditambahkan Ayub, persoalan lainnya adalah ekologi dan lingkungan yang terdampak industrialisasi. Terutama Mojokerto sebagai salah satu wilayah penyedia sumber air alam yang juga menghidupi kawasan Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

“Karena itu, kami minta kepada Pak LaNyalla untuk memperhatikan hal tersebut, dengan menyampaikan kepada kementerian terkait, agar terjadi perimbangan yang tepat, antara kepentingan industri dan social serta lingkungan,” papar Ayub.

Dalam serap aspirasi reses ini, LaNyalla mendapat banyak masukan serta pengaduan dari masyarakat. Salah satunya lambatnya perijinan tambang skala kecil yang dikerjakan masyarakat setempat. Juga pengawasan terhadap tenaga kerja asing un-skill yang banyak dan dibayar lebih tinggi dibanding tenaga kerja lokal. rko

LEAVE A REPLY