Minuman Chatime Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Halal

0
1379
Minuman Chatime Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Halal.
Minuman Chatime Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Halal.

JAKARTA, NawacitaMINUMAN produk Chatime sudah beredar di masyarakat luas, namun belum memiliki sertifikat halal. Padahal Indonesia sudah menerapkan peraturan bahwa semua produk makanan-dan minuman wajib sertifikasi halal terhitung 17 Oktober 2019. Chatime dan produk minuman dan makanan lainnya harus memiliki sertifikat halal berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, mengenai jaminan produk halal (JPH).

Nah, menyikapi Chatime yang belum memiliki sertifikat halal, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Osmena Gunawan mengatakan, pihaknya sudah tegas mewajibkan sertifikasi halal terhadap setiap produk makanan dan minuman.

“Ya yang belum mendaftarkan sertifikasi halal, ya belum (red. Chatime). Kalau dia belum mengajukan sertifikasi halal, sebenarnya dia itu kan seharusnya sudah terkena UU jaminan produk halal,” katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (19/12/2019). Namun, kata Osmena, MUI tidak berhak memaksa suatu produk untuk segera mendaftarkan diri memiliki sertifikasi halal. Begitu pun terkait dengan sanksi, hal tersebut sudah berkaitan dengan pemerintah.

Baca Juga: Minuman Soda Pepsi Hengkang Dari Indonesia

“Kami tidak bisa mengimbau satu persatu, ya. Karena untuk sosialisasi pun tidak satu per satu, tidak hanya kepada satu produk (red,Chatime),” ujarnya. Osmena melanjutkan, meski pihak Chatime mengklaim bahan baku dari minuman boba mereka sudah halal, namun tidak dapat diterima begitu saja. Ia mengatakan harus ada bukti jelas bahwa produk itu halal.

Baca Juga: Empat Minuman Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

“Ya halal seperti apa dulu? Mana buktinya? Kalau babi menurut mereka halal. Nah itu tidak bisa pakai persepsi, tapi buktikan kalau memang bahan-bahannya halal,” ucap Osmena.Sementara Sekjen MUI Anwar abbas juga mengatakan, semua produk yang telah masuk ke Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. Terlebih saat ini mengenai kehalalan sudah diawasi pemerintah.

“Ya kan yang namanya makanan, minuman, obat-obatan, itu kan harus mendapatkan sertifikasi halal. Jadi mereka (red. Chatime) harus mendapatkan sertifikasi halal,” ujarnya kepada wartawan. Terlebih saat ini sertifikasi halal sifatnya bukan lagi voluntary artinya boleh diurus atau tidak. “Sekarang sifatnya mandatori, jadi sudah jelas harus diurus. Apalagi skalanya besar itu sangat penting sekali mengurus sertifikasi halalnya,” pungkasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY