9 Desember Sejarah Dunia: Pembantaian Rawagede Hingga Kecelakaan KRL di Bintaro

0
1186
Pembantaian Rawagede di Karawang, Jawa Barat pada 1947 yang menewaskan 431 penduduk.
Pembantaian Rawagede di Karawang, Jawa Barat pada 1947 yang menewaskan 431 penduduk.

JAKARTA, Nawacita – Berbagai peristiwa penting dan mengenaskan terjadi pada 9 Desember. Salah satunya, yaitu kejadian Pembantaian Rawagede di Karawang, Jawa Barat pada 1947 yang menewaskan 431 penduduk. Tak hanya itu, pada tanggal yang sama, tepatnya pada 2013 KRL Commuter Line jurusan Serpong – Tanah Abang menabrak truk tangki bahan bakar dan mengakibatkan 7 orang meninggal. Berikut ulasannya yang dikutip dari laman Wikipedia:

1937 – Tentara Jepang menyerang kota Nanjing: Pasukan Jepang berhasil merebut Kota Nanking atau Nanjing dari pasukan Tiongkok. Sekitar empat hari setelah Nanking yang kala itu merupakan ibu kota Tiongkok direbut Jepang, Pertempuran Nanking yang berlangsung sejak 1 Desember berakhir dengan kemenangan Jepang.

Baca Juga: 7 Desember Sejarah Dunia: Pengeboman Pearl Harbor Hingga Timor Timur Gabung Indonesia

1941 – Perang Dunia II: Tiongkok, Kuba, Guatemala, dan Filipina mendeklarasikan perang terhadap Jerman dan Jepang. Deklarasi itu sekaligus menyeret nama negara-negara tersebut dalam Perang Dunia II. Tiongkok, Kuba, Guatemala, dan Filipina lantas tergabung dalam Blok Sekutu pada Perang Dunia II.

1947 – Pembantaian Rawagede: sebanyak 431 penduduk sipil Kampung Rawagede di Karawang ditembak mati oleh sepasukan tentara Belanda (KNIL) tanpa proses pengadilan. Pembantaian Rawagede adalah peristiwa pembantaian penduduk Kampung Rawagede oleh tentara Belanda pada tanggal 9 Desember 1947 sewaktu melancarkan agresi militer pertama. Sejumlah 431 penduduk menjadi korban pembantaian ini.

Ketika tentara Belanda menyerbu Bekasi, ribuan rakyat mengungsi ke arah Karawang. Pertempuran kemudian berkobar di daerah antara Karawang dan Bekasi, mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa dari kalangan sipil. Pada 14 September 2011, Pengadilan Den Haag menyatakan pemerintah Belanda harus bertanggung jawab dan membayar kompensasi bagi korban dan keluarganya

1987 – Intifadah I dimulai: Palestina menyerang Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Intifadhah Pertama adalah perjuangan rakyat Palestina terhadap penjajahan Israel di Palestina pada tanggal 9 Desember 1987. Pemberontakan dimulai di kemah pengungsi Jabalia dan dengan cepat menyebar ke seluruh Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Kekerasan merupakan ciri penting dari intifadhah, dengan eksekusi orang yang dituduh sebagai pendukung Israel. Diperkirakan 1.100 orang Palestina dibunuh oleh tentara Israel dan 164 orang Israel dibunuh oleh orang Palestina. Selain itu, diperkirakan 1.000 orang Palestina dibunuh oleh orang Palestina karena dituduh sebagai pendukung Israel. Pemberontakan ini baru diakhiri pada tahun 1992.

Baca Juga: 7 November Sejarah Dunia: Spanyol Kuasai Maroko Hingga Lahirnya Jimi Hendrix

2013 – KRL Commuter Line jurusan Serpong – Tanah Abang menabrak truk tangki bahan bakar minyak yang hendak melintas dan mengakibatkan 7 orang tewas. KRL Commuter Line jurusan Serpong–Tanah Abang bernomor 1131 berangkat dari Serpong sekitar pukul 11.01, tetapi sedikit terlambat karena ada perbaikan AC. Setelah itu berangkat menuju Pondok Ranji.

Di situlah kesalahan mulai terjadi. Truk tangki melewati perlintasan, tak jauh KRL datang. Petugas langsung mengibarkan bendera merah. KRL tak bisa rem mendadak dan akhirnya pukul 11.25 WIB terjadilah tabrakan. Sekitar pukul 11.30 WIB barulah tiga kali terjadi ledakan.

2016 – Serangan bom bunuh diri mendera wilayah Madagali, Nigeria menewaskan sedikitnya 57 orang dan melukai 177 lainnya. Kelompok Boko Haram lantas dituding sebagai pelaku penyerangan tersebut.

oknws.

LEAVE A REPLY