Hashtag #UninstallTokopedia Ramai di Medsos, Ada Apa?

0
462
tagar #UninstallTokopedia bergema di media sosial dan menjadi trending.
tagar #UninstallTokopedia bergema di media sosial dan menjadi trending.

JAKARTA, Nawacita Media sosial Twitter sejak semalam tengah dihebohkan dengan ajakan agar ramai-ramai uninstall aplikasi Tokopedia. Bahkan, tagar #UninstallTokopedia bergema di media sosial dan menjadi trending.

Saat ditelusuri, rupanya hal itu merupakan respons dari warganet atas kemunculan video yang menampilkan Ustadz Haikal Hassan yang sedang berbicara di atas panggung dengan latar bertuliskan “Tokopedia presents Ria Miranda The Seventh Annual Show”. Acara itu digelar pada 28 – 29 November.

Baca Juga: Daftar Kisah Viral Paling Horor di Medsos

Ria Miranda adalah label busana Muslim yang terkenal di Tokopedia. Sementara, Ustadz Haikal Hassan disorot karena ditunjuk sebagai juru bicara DPP Persaudaraan Alumni 212. Lalu, apakah karena latar belakang Haikal yang menyebabkan dorongan agar segera uninstall aplikasi e-commerce unicorn asal Indonesia itu?

1. Tagar #UninstallTokopedia ramai sejak video pidato Ustadz Haikal viral di media sosial

Tagar tersebut semakin menjadi perbincangan sejak viralnya video Ustaz Haikal yang tengah berbicara di kegiatan peragaan busana tahunan Ria Miranda yang berjudul “The Seventh”. Video yang direkam dan beredar durasinya singkat hanya 11 detik. Isinya berisi pantauan bagaimana suasana ketika Ustadz Haikal berbicara.

Baca Juga: #GanyangMalaysia dan Syed Saddiq Jadi Tempat Kemarahan Netizen Tanah Air

Berdasarkan pantauan wartawan Video itu diunggah oleh kun Twitter @TolakBigotRI. “Astaga! @tokopedia mengundang @haikal_hassan sebagai pembicara. Miris!!,” tulis akun @TolakBigotRI dalam unggahan videonya.

2. Komentar warganet menyebut Tokopedia toko online kadrun

Beberapa warganet pun langsung memberi komentar. “Kayaknya minta ditagarin #UninstallTokopedia ni yak?,” tulis akun twitter bangzul_88. Sementara akun twitter @retnosetyawat melontarkan komentar, “bukankah haikal hasan rasis ?? gak ada lagi tah ustad yg lebih baik, mau jd toko online khusus kadrun yaa … #UninstallTokopedia,” tulisnya.

3. Tokopedia klaim itu merupakan bentuk kerja sama dengan Ria Miranda

Hingga berita ini diturunkan Tokopedia belum memberi tanggapan secara langsung kepada wartawan. Namun pada akun twitter yang mengunggah video tersebut, Tokopedia memberi tanggapan bahwa itu merupakan bentuk kerja sama untuk koleksi terbaru Ria Miranda.

Baca Juga: Heboh, Isu Jokowi Ancam Copot Prabowo

“Hai kak, Ana infokan Tokopedia adalah perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia dan menentang keras adanya diskriminasi SARA serta radikalisme yang merusak persatuan bangsa. Kerja sama kali ini adalah untuk koleksi terbaru RiaMiranda,” tulis @Tokopediacare. Namun, penjelasan baik itu kembali menjadi tanda tanya warganet, karena dijawab dengan kata “Ana”. Kata itu bisa diartikan dalam Bahasa Arab yang bermakna “saya”.

idnws.

LEAVE A REPLY