Sucofindo Buka Lowongan Pekerjaan

0
353
PT Sucofindo (Persero) kembali membuka lowongan pekerjaan.
PT Sucofindo (Persero) kembali membuka lowongan pekerjaan.

JAKARTA, Nawacita – PT Sucofindo (Persero) kembali membuka lowongan pekerjaan. Kali ini kesempatan dibuka oleh Divisi Sekretariat Perusahaan (Sekper) dalam e-recruitment bagian Corporate Affairs. “PT Sucofindo (Persero) Divisi Sekretariat Perusahaan (Sekper) membuka kesempatan berkarya untuk negeri,” tulis Kementerian Ketenagakerjaan seperti dikutip dari akun resmi Instagramnya, Senin (18/11/2019).

Lowongan ini ditujukan bagi lulusan S1 untuk semua jurusan, terutama Pendidikan Sekretaris. Sementara Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang disyaratkan adalah minimal 3,00.Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi, yaitu berkewarganegaraan Indonesia, serta berusia maksimal 25 tahun pada saat mengajukan lamaran. Selain itu, diharuskan memiliki pengalaman bekerja minimal 1 tahun lamanya.

Tak hanya itu, pelamar diharuskan untuk belum menikah dan bersedia tidak menikah selama 2 tahun sejak diterima menjadi Pegawai Tidak Tetap. Pelamar juga diharuskan untuk dapat menguasai dan dapat mengoperasikan Komputer (Ms Office, Excel dan Power Point), serta peralatan IT yang mendukung pekerjaan

Baca Juga: Kejaksaan Agung Buka Lowongan CPNS untuk Lulusan SLTA

Pelamar harus bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah kerja PT Sucofindo. Selain itu, pelamar diharuskan untuk tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu instansi pemerintah maupun swasta dan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pegawai perusahaan.

Baca Juga: Lowongan BUMN untuk Lulusan Hukum, Simak Syaratnya

Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengisi formulir pendaftaran pada situs web resmi PT Sucofindo. Penerimaan lamaran dibuka sampai dengan 24 November 2019 mendatang. Seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Pelamar diimbau untuk waspada terhadap tindak penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen PT Sucofindo.

“PT Sucofindo (Persero) tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun atau menjanjikan pengembalian dana akomodasi atau transportasi atau konsumsi dan sebagainya. Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap tindakan penipuan terkait hal tersebut,” tulis Kemnaker.

oknws.

LEAVE A REPLY