HIPMI Jatim Sebut Ali Affandi Layak Jadi Ketua OKK BPP HIPMI

0
346
M Ali Affandi Ketua Umum HIPMI Jatim 2011-2014

Surabaya, Nawacita – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur berharap kepengurusan BPP HIPMI dibawah kepemimpinan Ketua Umum Mardani H Maming menjadi super team di segala lini. Salah satu bagian kepengurusan terpenting untuk menjalankan roda organisasi HIPMI 3 tahun kedepan adalah Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK).

BPD HIPMI Jatim mengusulkan nama Ali Affandi sebagai ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) dalam kepengurusan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI yang baru. Sosok Ali Affandi atau yang akrab disapa mas Andi ini layak ditempatkan sebagai Ketua OKK BPP HIPMI.

Ali Affandi sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI Jatim, korwil BPP HIPMI wilayah Jawa-Bali, dan sempat ditunjuk menjadi caretaker BPD HIPMI Provinsi DI Yogyakarta dan Bali.

“Kami mengusulkan kepada ketua umum, Kanda Mardani H. Maming, karena kami tahu betul rekam jejak Mas Andi (sapaan akrab Ali Affandi),” ujar Ketua BPD HIPMI Jatim Mufti Anam kepada wartawan di Surabaya, Jumat (8/11/2019).

Anam mengatakan, Andi adalah kader HIPMI yang memahami proses berorganisasi secara paripurna mengingat dia berkiprah di organisasi pengusaha muda itu sejak lama, yaitu sejak menjadi ketua HIPMI Surabaya lalu ketua HIPMI Jatim. Keberhasilan dalam kolaborasi HIPMI pusat dengan daerah juga tidak lepas dari siapa yang mendirigen di OKK nanti. 

“Bidang OKK berperan besar dalam menggerakkan organisasi, sehingga dibutuhkan sosok yang memahami organisasi secara komprehensif. Mas Andi kami pandang punya kemampuan untuk itu,” ujarnya.

Anam menambahkan, dengan menggandeng pegiat HIPMI dari daerah seperti Andi di posisi ketua OKK, maka hal tersebut akan semakin mempererat relasi BPP dan BPD seluruh Indonesia.

“Sebab OKK kan erat kaitannya dengan daerah, mengurus penataan organisasi, keanggotaan, kaderisasi. Mas Andi kan aktif di daerah, berpengalaman sebagai korwil Jawa-Bali dan caretaker di Yogyakarta dan Bali, paham karakter daerah, jadi cocoklah,” jelas Anam.

Selain itu, lanjut Anam, Andi tidak aktif berpartai politik, sehingg bisa fokus dalam pembenahan organisasi ke depan. “Mas Andi kan full 100 persen di dunia usaha dan organisasi dunia usaha. Jadi bakal bisa fokus,” ujarnya.

HIPMI Jatim juga melakukan komunikasi dengan beberapa BPD lain seperti Jawa Barat, Bali, Yogyakarta, dan sejumlah BPD lainnya untuk mendukung usulan tersebut.

 “Alhamdulillah, kawan-kawan BPD lain merespons positif dan mendukung,” pungkas Anggota Komisi VI DPR RI ini. bdo

LEAVE A REPLY