Harga Cabai Turun, Beras Hingga Daging Ayam Ras Justru Naik

0
269
Harga Cabai Turun, Beras Hingga Daging Ayam Ras Justru Naik.
Harga Cabai Turun, Beras Hingga Daging Ayam Ras Justru Naik.

JAKARTA, Nawacita – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan harga pangan di sepanjang Oktober 2019. Hal tersebut dibuktikan dengan data bahwa pada Oktober kelompok bahan makanan justru mengalami deflasi sebesar 0,41%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan adalah seperti daging ayam ras yang mengalami kenaikan 0,05%. Kemudian disusul oleh bawang merah dengan 0,02% dan terakhir beras ketimun, tomat sayur dan jeruk dengan masing-masing inflasi 0,01%.

“Selain penurunan ada kenaikan daging ayam ras memberikan andil kepada inflasi 0,05%. Bawang merah 0,02%,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/11/2019). Sementara itu untuk komoditas lainnya justru mengalami penurunan harga. Misalnya cabai merah yang mengalami deflasi 0,09%, lalu ada juga telur ayam ras yang mengalami penurunan harga sebesar 0,03%.

Baca Juga: Semisal Harga Rokok Rp 80 Ribu Sebungkus

Kemudian disusul oleh cabai rawit dengan angka inflasi 0,02%. Dan terakhir adalah ikan segar, kentang, cabe hijau, dan bawang putih masing-masing turun 0,01%. “Jadi ada penurunan harga cabai merah ini menyumbang kepada deflasi. Ada penurunan harga komoditas cabai rawit juga yang mengalami penurunan,” jelasnya.

Baca Juga: Menurut Bank Indonesia Cabai Masih Jadi Penyebab Inflasi

Selain bahan makanan, pada Oktober juga ada penurunan harga pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,08%. Dari empat sub kelompok ada dua yang mengalami penurunan harga.

Keduanya adalah sub kelompok transpor mengalami deflasi 0,16% dan sub kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar 0,01%. Sedangkan sub kelompok sarana penunjang transportasi justru mengalami kenaikan 0,16% dan jasa keuangan juga naik 0,05%. “Tarif angkutan udara ini menyumbang deflasi pada Oktober 2019,” ucapnya.

oknws.

LEAVE A REPLY