Rayakan Hari Sumpah Pemuda, Taruna Merah Putih Gandeng DPD PDI-P

0
446
Hadrean Renanda Sekretaris Taruna Merah Putih Jatim

 

Surabaya, Nawacita – Dalam rangka meneguhkan kembali semangat keberagaman, DPD PDI Perjuangan dan Taruna Merah Putih Jawa Timur (Jatim) mengadakan perayaan dengan tema besar ‘Merayakan Keberagaman Demi Kejayaan Indonesia Raya’. “Acara ini selain sebagai ajang silaturahim masyarakat juga untuk memompa kembali semangat Sumpah Pemuda,” ujar Sekretaris Taruna Merah Putih Jatim, Hadrean Renanda, Jumat (25/10/2019).

Acara tersebut akan dilangsungkan pada 27-28 Oktober nanti. Bertempat di Kantor DPD PDIP Jatim Jl. Kendangsari Industri No.57 Surabaya, pada Minggu 27 Oktober akan ada Lomba Kicau Burung dan Lomba Vlog pada pagi hingga siang hari. Malamnya, akan digelar Sarasehan Pemuda dengan mengundang seluruh Organisasi Kepemudaan di Jawa Timur. “Masyarakat umum boleh ikut, silakan mendaftar saja. Hadiahnya jutaan rupiah lho,” katanya.

Sementara pada Senin, 28 Oktober 2019 pukul 09.00 akan dilakukan upacara bendera di lokasi yang sama.”Sesuai tema besarnya, kami ingin menegaskan keberagaman bukanlah alas an untuk menciptakan perpecahan. Tapi dengan berbeda-beda kita malah mampu menjadi lebih kuat karena saling mengisi,” jelasnya.

Seperti diketahui dalam kilas sejarah, bulan Oktober pada masa pra-kemerdekaan Indonesia memiliki catatan sejarah tersendiri. Karena pada bulan Oktober, tepatnya tanggal 28 berlangsung sebuah peristiwa yang menjadi simbol persatuan bangsa. Peristiwa itu dikenal dan dikenang sebagai peristiwa sumpah pemuda.

Sumpah pemuda merupakan ikrar pemuda-pemudi Indonesia di seluruh nusantara yang mengaku bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu, Indonesia. Sumpah pemuda itu sendiri sejatinya merupakan hasil dari Kongres Pemuda kedua yang dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928.

Hampir satu abad berlalu setelah peristiwa Sumpah Pemuda tersebut. Banyak hal dan peristiwa yang menggeroti kedaulatan bangsa. Semangat pemuda yang tertuang dalam Sumpah Pemuda pun harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip dikutip pidato Presiden Sukarno menyangkut sumpah pemuda. “Hikmah yang dapat kita petik dalam memperingati Sumpah Pemuda adalah bahwa dalam keadaan bagaimana pun dan di atas segala-galanya kita adalah satu bangsa. Tidak peduli agama, keyakinan politik dan golongannya. Kita adalah bangsa yang berjuang, anti imprealisme, patriotik dan demokratis”. bdo

LEAVE A REPLY