HUT Kemerdekaan RI, Rumah Milik Balai PTPT Diduga Pasang Bendera Setengah Tiang

0
1391
Bendera Merah Putih setengah tiang diduga terpasang di rumah percontohan Balai PTPT Bali beberapa hari lalu saat nuansa memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74. (GT)

Denpasar, Nawacita – Dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini sebagian besar rumah penduduk maupun kantor pemerintahan memasang bendera Merah Putih satu tiang penuh. Namun ada suasana aneh dan tak lazim terjadi di rumah percontohan milik Balai PTPT Bali yang terletak di Jalan Imam Bonjol/Pulau Misol Denpasar.

Di rumah mewah berpagar tertutup tinggi ini justru diduga terpasang bendera Merah Putih setengah tiang dengan kondisi tidak rapi. Hal ini diketahui wartawan ketika melintas di depan rumah tersebut pada tanggal 16 Agustus 2019 lalu.

“Saya terkejut karena melihat kok ada rumah malah terpasang bendera Merah Putih setengah tiang. Padahal sekarang ini kita sedang merayakan/memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74. Seharusnya yang dipasang bendera Merah Putih satu tiang penuh,” kata salah seorang wartawan W Budi P, Rabu (28/8), di Denpasar.

Budi yang tercatat sebagai wartawan media Harian Nasional ini merasa prihatin dengan kondisi itu. Melihat hal itu, Budi bersama rekannya Jeffri mencoba memasuki rumah tersebut untuk memberitahukan dan sekaligus mempertanyakan terpasangnya bendera Merah Putih setengah tiang itu.

Tapi, menurut Budi, pintu gerbang di rumah itu dalam keadaan terkunci dan tidak ada yang menyahut walau Budi sudah berulang kali memanggil penghuni rumah.

Budi bersama Jeffri kemudian mendatangi kantor Balai PTPT Bali di kawasan Sanur guna mengkonfirmasi masalah ini. Di tempat ini Budi dan Jeffri bertemu dengan Kabag Umum Balai PTPT Bali Dwi.

Dwi menyebutkan bahwa Kepala Balai PTPT Bali Joni tidak tidak bisa ditemui karena sedang mengikuti Diklat di Jakarta.

Ketika Budi memperlihatkan foto soal terpasangnya bendera Merah Putih setengah tiang itu, Dwi berkilah bahwa kondisi itu bisa terjadi akibat tiupan angin kencang.

Selain itu, menurut Dwi sebagaimana dikutip Budi, juga karena tidak ada yang mengontrol mengingat tidak ada yang menempati rumah tersebut.

Nawacita.co juga sempat mengkonfirmasi hal ini kepada Dwi, Rabu (28/8) melalui telepon dan memperoleh jawaban yang sama, yakni karena faktor tiupan angin kencang.

Budi berharap agar masalah ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.(GT)

 

LEAVE A REPLY