Zulhas Minta Tunda Pengumuman Lokasi Resmi Ibu Kota Baru

0
332
Ketua MPR Zulkifli Hasan.
Ketua MPR Zulkifli Hasan.

JAKARTA, Nawacita – Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta pemerintah menunda rencana pengumuman lokasi resmi ibu kota baru Republik Indonesia. Ia menilai pemerintah seharusnya saat ini fokus menyelesaikan persoalan di Papua.

“Kita menghadapi teman-teman di Papua. Coba lihat video itu, perlu penanganan serius,” kata Zulhas sapaan akrabnya– ketika berada di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Ketua umum PAN itu menerangkan bahwa penyelesaian masalah Papua tidak hanya dibebankan kepada Presiden Joko Widodo. Menurut dia, seluruh pejabat harus ikut membantu menyelesaikan konflik tersebut.

Baca Juga: Konsep Kota Administratif Disarankan Untuk Ibukota Baru RI

“Tidak hanya Bapak Presiden lho ya, seluruhnya, ya bupatinya, DPR-nya, gubernurnya, ya aparat penegak hukumnya. Jangan lupa, sekarang ada PBB, Melanesia. Jadi itu penting sekali penanganannya, jadi itu penting sekali,” tutur Zulhas.

Ia mengatakan, pemerintah harus belajar dari sejumlah negara yang pernah mengalami perpecahan, seperti Uni Soviet yang telah bubar dan membentuk negara-negara kecil.

“Kita harus ambil pelajaran dari Rusia. Jadi fokus kita di situ, kalau pemindahan itu ya habis dilantik (jadi presiden lagi) bisa,” ucap Zulhas.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan mengumumkan secara resmi pemindahan ibu kota negara pada Senin siang ini. Pengumuman akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Alasan Jokowi Pindahkan Ibu Kota ke Penajam Paser Utara dan Kukar

Informasi pengumuman lokasi resmi ibu kota baru itu diketahui melalui akun resmi Youtube Sekretariat Presiden.

Dalam unggahan video berdurasi 59 detik tersebut diinformasikan Jokowi bakal mengumumkan lokasi pemindahan ibu kota pada hari ini.

Upcoming Live. Presiden Jokowi Mengumumkan Ibu Kota Baru,” demikian judul pada akun resmi itu.

oknws.

LEAVE A REPLY