Busi Mobil Dapat Memengaruhi Hasil Uji Emisi

0
239
busi mobil
busi mobil

Nawacita – Rencana perpanjangan STNK dengan syarat uji emisi gas buang kembali ramai dibicarakan setelah 15 tahun ‘mati suri’.

Pemerintah menargetkan tahun 2019 rencana ini sudah bisa terlaksana, sehingga pemilik mobil diharuskan melakukan uji emisi gas buang agar bisa perpanjang STNK.

Jika Anda ingin melakukan uji emisi mobil, ternyata komponen busi bisa memengaruhi hasil lulus atau tidaknya uji emisi.

Baca Juga : Mobil Listrik, Produsen Wajib Pakai Produk Lokal

“Peran busi mobil kan untuk melakukan proses pembakaran saat kompresi di ruang bakar mesin,” buka Randi Cristian Darmawan, kepala mekanik bengkel (19/8).

Pada saat proses kompresi, campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar mesin akan dipantik busi sehingga menghasilkan gas buang.

Jika busi dalam kondisi bagus, hasil dari gas buang akan jauh lebih bagus dan tidak menyisakan bahan bakar yang tidak terbakar sempurna.

Baca Juga : Ingub Pembatasan Usia Kendaraan Banyak Diprotes Penghobi Mobil VW Klasik

“Kalau busi pincang atau jelek, masih ada sisa bahan bakar yang tidak terbakar ikut keluar melalui exhaust,” lanjut Randi.

Sensor gas buang yang disematkan pada knalpot akan mendeteksi kandungan bahan bakar, sehingga angka parameter hidrokarbon (HC) dan karbon monoksida (CO) meningkat.

Bila kedua parameter utama dalam uji emisi tersebut melebihi ambang batas, mobil bisa dinyatakan tidak lulus uji emisi.

ln

LEAVE A REPLY