Sinergi Kawasan Industri dan UMKM

0
257
Sinergitas kawasan industri dan UMKM
Sinergitas kawasan industri dan UMKM

Jakarta Nawacita – Sinergitas kawasan industri dan UMKM sangat berperan dalam menyerap lapangan pekerjaan, sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan masalah pengangguran di Indonesia.

Seperti terangkum dalam buku hasil karya S.D. Darmono dengan judul “Membangkitkan Tantangan Baru untuk Menciptakan Lapangan Kerja – Peranan Kawasan Industri Jababeka dalam Memberdayakan UKM”.

Untuk itu guna meningkatkan kualitas UKM,  President University bersama dengan Akademi Komunitas President (AKP) menggelar acara bedah buku dengan menghadirkan narasumber Erman Suparno, Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI 2005–2009 sekaligus Direktur Akademi Komunitas Presiden. Acara ini dihadiri juga oleh Mahasiswa President University serta peserta didik AKP.

Erman menilai, buku tersebut sangat berguna untuk mempelajari best practice kepemimpinan SD Darmono dalam mengelola dan memanajemen UKM. Dalam buku tersebut, President Direktur PT Jababeka Tbk tersebut telah mengemukakan pandangan yang sangat berbeda dengan para kebanyakan tentang bagaimana pemberdayaan UKM di Indonesia.

Menurut Erman, Darmono dalam bukunya ingin agar UKM dimasukkan ke dalam Kawasan Industri guna menciptakan lapangan kerja.

“Langkah penting yang perlu kita lakukan saat ini dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi guna membuka lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan oleh karena itu munculnya kawasan industri di cikarang, tidak hanya sebagai penyedia lapangan kerja, tetapi juga mendorong tumbuhnya berbagai bidang usaha dan menjadi sebuah peluang bisnis baru,” kata Darmono seperti dikutip dalam bukunya.

Baca Juga : Kurangi Plastik, Besek Bambu dari UMKM Daerah Mulai Ramai

Buku ini telah terbit sejak tahun 2006 lalu. Namun tetap relevan untuk membahas kondisi saat ini khususnya dalam mengentaskan  pengangguran dan pengembangan UMKM. Buku ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para pengusaha, mahasiswa, akademisi, praktisi ukm untuk terus bersinergi dalam membangun bangsa.

Erman juga mengatakan didalam buku ini menunjukan bahwa beliau (SD Darmono) adalah seorang enterprener serta seorang pejuang yang gigih memperjuangkan dirinya.

“Setelah berhasil pak Darmono itu real-nya adalah seorang dermawan. Termasuk membantu mendirikan akademi komunitas president (AKP),” kata Erman pada acara bedah buku di Menara Batavia, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Baca Juga : “Ojo Wedi” BI Siap Dampingi UMKM Jatim Exspor ke Jepang

Erman mengatakan, pada saat itu Darmono mengajaknya untuk mendirikan Akademi Komunitas President (AKP) dengan alasan bahwa Ia adalah mantan pejabat negara. Tanpa pikir panjang, Ia pun mengiyakan ajakan Darmono tersebut untuk mendirikan AKP.

“Saya bilang sama pak Darmono, tidak usah berbicara bahwa saya itu mantan pejabat negara, jika bicara pendidikan bangsa ini kalau tidak di bangun dengan landasan education atau pendidikan maka bangsa ini tidak akan maju. Majupun tidak akan terarah, karena ilmu pengetahuan dan teknologi itu sangat dinamis dan sangat maju,” kata Erman.

rp

LEAVE A REPLY