Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Korupsi Alat Kesehatan RSUD Surabaya

0
363

Nawacita – Bareskrim Polri melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan belanja alat kedokteran CT Scan bermerek GE (General Electronics) di RSUD dr Mohammad Soewandhie, Surabaya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, kasus tersebut terjadi pada 2012 lalu.

“Masih dalam proses sidik,” katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (8/8).

Presiden Direktur (Presdir) Microsoft Indonesia, Haris Izmee sendiri telah dipanggil penyidik terkait kasus tersebut pada 14 Mei 2019. Dia diperiksa lantaran sebelumnya merupakan Direktur PT GE Operations Indonesia pada 2012, saat perkara tersebut bergulir.

Dugaan penggelembungan harga muncul ketika pengadaan alat kesehatan berupa CT Scan dan Cath Lab senilai Rp31 miliar lebih di RSUD dr Mohammad Soewandhie, Surabaya. Kondisi itu diduga dimainkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Surabaya oleh perusahaan pendukung atau principle.

Principle itu membawa dua perusahaan, yakni PT Dian Graha Elektrika selaku pemenang lelang CT Scan dan PT PT Enseval Putera Megatrading Tbk sebagai pemenang lelang Cath Lab.

Satu unit CT Scan GE dimenangkan PT Dian Graha Elektrika senilai Rp14.426.500.000.

PT Singo Malar kemudian melalui surat sanggahan atas kemenangan PT Dian Graha Elektrika, menuding ada indikasi pengaturan pemenang lelang dalam proyek alat kesehatan RSUD dr Mohammad Soewandhie, Surabaya tersebut.

mdk

LEAVE A REPLY