1 Agustus Sejarah Dunia: Ditemukannya Oksigen Hingga Ledakan Bom Tewaskan Dubes Filipina

0
331
Joseph Priestly Menemukan Oksigen.
Joseph Priestly Menemukan Oksigen.

JAKARTA, Nawacita – Peristiwa terjadi setiap hari di berbagai penjuru dunia. Kejadian itu terekam dan menjadi catatan sejarah. Seperti peristiwa yang terjadi pada 1 Agustus.

Untuk kembali mengingat peristiwa itu, mengutip Wikipedia, Kami mengulas beberapa peristiwa yang terjadi pada 1 Agustus, seperti berikut ini :

1629 – Tsunami 15 Meter di Laut Banda

Gempa bumi magnitudo 8,2 mengguncang Laut Banda pada 1 Agustus 1629. Gempa tersebut diketahui terletak pada episentrum di Palung Seram, Kepulauan Banda dan mengakibatkan tsunami setinggi 15 meter. Dalam kejadian itu dikabarkan banyak pepohonan di Kepulauan Banda yang terbawa tsunami. Gempa juga dirasakan hingga Ambon yang terletak 230 kilometer dari pusat gempa.

Baca Juga: Catatan Sejarah 31 Juli: Pertempuran Hsi Mucheng Hingga Penyelenggaraan Jambore Dunia V

1774 – Joseph Priestly Menemukan Oksigen

Setiap makhluk hidup tentu membutuhkan oksigen dalam menjalani kehidupannya sehari hari. Namun apakah kita mengetahui siapa penemu oksigen yang sangat dibutuhkan oleh tubuh itu? Dia adalah Joseph Priestly seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris yang dikenal sebagai penemu oksigen yang diisolasi dalam gas, meski ada dua nama lainnya yakni Carl Wilhelm Scheele dan Antoine Lavoisier yang juga mengklaim telah menemukan oksigen.

Reputasinya itu telah terbangun sejak sejumlah temuannya mulai dari air soda, tulisan-tulisan tentang kelistrikan, serta penemuannya atas gas yang belakangan dikenal sebagai ‘udara tak ber flogiston atau oksigen.

1868 – Kelahiran Muhammad Darwis

Muhammad Darwis lahir Yogyakarta, Hindia-Belanda atau kini Indonesia. Namanya kemudian dikenal luas sebagai Ahmad Dahlan, seorang pendiri organisasi Muhammadiyah. Kini, nama Ahmad Dahlan dikenang sebagai salah satu pahlawan nasional di Indonesia.

1914 – Jerman Mendeklarasikan Perang

Pada awal Perang Dunia I, Jerman mendeklarasikan perang terhadap Rusia. Deklarasi perang itu dikirim pemerintah Jerman dalam bentuk surat kepada menteri luar negeri Rusia.

1927 – Lahirnya Tentara Pembebasan Rakyat Republik Rakyat Tiongkok

Pemberontakan Nanchang pada 1 Agustus 1927 menjadi cikal bakal berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat Republik Rakyat Tiongkok.

Pemberontakan itu terjadi antara komunis melawan pembersihan anti-komunis oleh Partai Nasionalis Tiongkok.

Alhasil setelah pemberontakan itu berhasil diredam kekuatan pemberontak yang tersisa membentuk kesatuan militer dengan nama Tentara Revolusioner Petani dan Buruh Tiongkok dan berubah nama menjadi Tentara Merah Petani dan Buruh Tiongkok.

1936 – Pembukaan Olimpiade di Jerman

Olimpiade di Jerman dibuka di Kota Berlin dan dipimpin langsung oleh pemimpin Jerman Adolf Hitler. Olimpiade itu justru dimanfaatkan Jerman untuk melakukan propaganda. Rakyat Jerman yang bukan dari ras Arya bahkan dilarang mengikuti Olimpiade.

1943 – Operasi Tidal Wave

Pasukan Amerika Serikat (AS) memulai Operasi Tidal Wave dengan membombardir kilang minyak di Rumania yang dikuasai Blok Poros. Operasi tersebut terhitung gagal karena jumlah korban tewas dari kubu AS justru lebih banyak dibandingkan dengan kubu Blok Poros. AS kehilangan 440 tentaranya sedangkan pasukan Blok Poros hanya kehilangan 16 tentaranya.

Baca Juga: Negara Eksportir Sampah Plastik Paling Banyak ke Indonesia

2000 – Ledakan Bom di Depan Rumah Dubes Filipina untuk Indonesia

Dua orang meninggal dunia dan 19 orang terluka dalam ledakan bom yang terjadi di depan rumah Dubes Filipina untuk Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada 1 Agustus 2000. Dubes Filipina untuk Indonesia, Leonides T Cadas tewas akibat ledakan. Sejumlah saksi mengatakan ledakan tersebut berasal dari kendaraan yang tengah terparkir di depan rumah duta besar Filipina yang kala itu dipimpin Leonides T Cadas.

Belakangan diketahui pelaku peledakan merupakan Abdul Jabar bin Ahmad Kandai setelah menyerahkan diri 2 tahun pasca ledakan atau 2002. Dalam aksinya Abdul dibantu dua orang rekannya yakni Faturrahman Al-Ghozi alias Saad dan Edi Setiono alias Usman.

2001 – Bom di Atrium Plaza

Malam itu 1 Agustus 2001 sekira pukul 20.00 WIB ledakan terjadi di Atrium Plaza, Senen, Jakarta Pusat. Sebanyak enam orang menjadi korban dalam peristiwa berdarah tersebut. Pelaku belakangan diketahui bernama Edi Setyono alias Abbas dan Taufik bin Abdul Halim. Atas kejadian itu keduanya dihukum mati.

oknws.

LEAVE A REPLY