Ahok Masuk Bursa Calon Pemilihan Wali Kota Surabaya

0
373
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

JAKARTA, Nawacita – Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok masuk bursa bakal calon di Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020. Lalu bagaimana tanggapan PDIP setelah kadernya itu masuk kandidat Pilwalkot Surabaya?

Sekretaris Badiklatpus DPP PDIP Eva Kusuma Sundari menilai proses demokrasi di wilayah Surabaya berkembang sangat luar biasa. Salah satu tandanya, muncul nama Ahok sebagai bakal calon, padahal ia bukanlah warga asli Surabaya.

“Itu sudah kemajuan luar biasa, dan saya pikir Surabaya bisa menjadi benchmark bagi Indonesia, bahwa masyarakat sangat open minded ya,” kata Eva, Rabu (31/7/2019).

Eva mengatakan saat ini Surabaya memang membutuhkan wajah baru untuk menjadi wali kota. Usai kader PDIP, Tri Rismaharini, tidak bisa maju lagi dikarenakan sudah menjabat selama dua periode sebagai pemimpin di Surabaya.

“Jadi pertarungan sangat terbuka bagi muka-muka baru,” tutur Eva.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa sampai sekarang PDIP belum memutuskan siapa calon yang akan maju di Pilwalkot Surabaya 2020. Tetapi, jelas dia, jika Ahok mau maju, PDIP bakal memprioritaskannya.

“Tentu bagi kader-kader akan diprioritaskan,” tegas Eva.

Sebagaimana diketahui, pemerhati politik dari Damai Center for Social Life Belina Ho menyebut Ahok bisa menjadi “kuda hitam” dalam perebutan kursi Wali Kota Surabaya pada tahun depan.

Baca Juga: Roy Boomerang Didukung Maju Jadi Calon Wali Kota Surabaya

“Saya melihat bursa bacawali masih cair. Saya mengusulkan nama Basuki Tjahaja Purnama, Gus Hans, Dhimas Anugrah, Hendro Gunawan, Indah Kurnia, Audrey Yu, Agus Yudhoyono, dan Kirana Larasati untuk bertarung di Pilkada Surabaya 2020,” kata Belina.

oknws.

LEAVE A REPLY