Koalisi Bubar, Prabowo Bebaskan Pilihan Politik Parpol Pendukung

0
344

Jakarta, Nawacita – KOALISI pendukung calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi bubar sehari setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak permohonan sengketa pilpres Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, kesepakatan pembubaran koalisi itu diputuskan setelah ada pertemuan antara Prabowo dan para pimpinan partai koalisi

Dalam pertemuan itu, ungkap Muzani, Prabowo juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan partai politik pengusungnya dalam pilpres 2019 hingga kontestasi resmi berakhir lewat putusan MK.

“Tugas koalisi Indonesia Adil dan Makmur dianggap selesai. Oleh karena itu sejak hari ini beliau menyampaikan terima kasih dan koalisi selesai. Begitu juga dengan BPN Prabowo-Sandi,” kata Muzani, ketika konferensi pers di Media Centre Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (28/6).

Setelah resmi bubar, Muzani mengatakan Prabowo menyerahkan keputusan kepada masing-masing parpol pendukung untuk menetapkan sikap politik ke depannya.

Prabowo, lanjutnya, menghormati sikap apa yang akan diambil oleh parpol pendukungnya.

“Semua partai memiliki pertimbangan dan jalan pikir yang tentu saja tidak bisa kita intervensi satu sama lain. Oleh karena itu, Prabowo menghormati semua dan mempersilakan parpol untuk mengambil keputusan parpolnya masing-masing,” kata Muzani.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan dengan bubarnya koalisi, tak lantas menghalangi komunikasi yang sudah terjalin selama kurang lebih 10 bulan ke belakang.

Ia berharap ke depannya terdapat satu wadah ataupun forum yang masih dapat mengawal jalannya pemerintahan ke depan.

“Maka disepakati lah harus memelihara komunikasi dalam sebuah forum, meski itu informal yakini caffe morning, atau kaukus yang akan terus menjadi forum komunikasi bagi partai yang pernah mengusung pasangan calon Prabowo-Sandi, termasuk para relawan yang mendukung Prabowo-Sandi,” tuturnya

OL

LEAVE A REPLY