Polisi Sebut Tersangka Pengancam Jokowi Bekerja di Yayasan Wakaf di Jakarta

0
407
Polda Metro Jaya saat merilis kasus pendemo yang ancam penggal kepala Jokowi.
Polda Metro Jaya saat merilis kasus pendemo yang ancam penggal kepala Jokowi.

Jakarta, Nawacita – Hermawan Susanto (27) ditangkap tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Siapa sebenarnya Hermawan ini?

“Yang bersangkutan bekerja di sebuah yayasan di Jakarta di Badan Wakaf Alquran di Tebet Timur Dalam 1, Jakarta,” kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Saat ditangkap, Hermawan berada di rumah saudaranya di Parung, Kabupaten Bogor. Hermawan mencoba melarikan diri usai dirinya tahu jika perkataannya menjadi viral di media sosial dan dirinya sedang dicari oleh polisi.

“Yang bersangkutan memang melarikan diri setelah tahu apa yang disampaikannya viral,” kata Ade Ary.

“Tersangka kemarin hari Jumat saat ada kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di Bawaslu ini dia menyampaikan kata-kata yang disebarkan oleh perempuan dan jadi viral,” lanjut Ade Ary.

Hermawan sebelumnya dicari polisi setelah videonya tersebar di media sosial. Dalam video itu, Hermawan mengenakan topi dan mengancam akan memenggal kepala Jokowi.

Video itu diambil saat Hermawan mengikuti demo di depan kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat (10/5). Video tersebut kemudian viral.

Atas dasar video tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Tim Subdit Jatanras yang dipimpin oleh AKBP Jerry R Siagian kemudian berhasil menemukan pelaku di Parung, Bogor.

dtk

LEAVE A REPLY