Sadari Pentingnya Kelestarian Alam, Bandar Udara Internasional Juanda Gelar Aksi 555 Tanam Bibit Pohon Mangrove

0
332

Surabaya,nawacita – Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut tepatnya di daerah pantai dan sekitar muara sungai yang bermanfaat untuk mencegah instrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi pantai, sebagai pencegah dan penyaring alami, berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir, serta sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa.

Mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove. Hal tersebut yang mendasari Bandar Udara Internasional Juanda untuk menggelar aksi penamanan pohon bakau di Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya Jawa Timur, Jumat pagi (29/3). Penanaman 555 bibit Pohon Bakau ini juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Earth Hour tahun 2019.

“Bumi adalah titipan yang akan kita wariskan kepada anak cucu. Maka dari itu, kita semua perlu untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan demi kelangsungan para generasi penerus di masa yang akan datang,” ujar Heru Prasetyo General Manager Bandar Udara Internasional Juanda dalam aksi penanaman bibit pohon bakau.

Selain penanaman 555 bibit Pohon Bakau, Bandar Udara Internasional Juanda juga melakukan rangkaian kegiatan dalam rangka Earth Hour 2019 diantaranya sosialisasi earth hour kepada para pengguna jasa kebandarudaraan melalui penayangan video di seluruh media digital bandara, kegiatan “Rampok Plastik” yaitu menukar plastik dengan goodie bag berbahan non – plastik dan aktivasi dan display Eco-Brick yang dibuat dari hasil rampok plastik para pengguna jasa kebandarudaraan. Earth Hour sendiri adalah sebuah gerakan yang mengajak publik untuk melakukan aksi guna mengurangi dampak pemanasan global.

Heru menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi misi perusahaan. “Dengan telah terlaksananya rangkaian kegiatan dalam rangka Earth Hour 2019, kami telah berpartisipasi dalam mewujudkan salah satu misi PT Angkasa Pura I (Persero) yaitu memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan,” tambah Heru.

Pada puncak peringatan Earth Hour 2019, yang dilaksanakan pada Sabtu 30 Maret 2019, Bandar Udara Internasional Juanda akan melakukan switching off atau pemadaman listrik selama 60 menit dari jam 20.30 WIB hingga 21.30 WIB di area anjungan lobby terminal 1.

Heru menegaskan bahwa kegiatan switching off tidak akan menganggu operasional bandara. “Kegiatan switching off ini tidak serta-merta memadamkan semua lampu di terminal. Kami akan mematikan lampu di area anjungan lobby, sehingga tidak menganggu operasional bandara dalam melayani para pengguna jasa kebandarudaraan. Kami juga telah menginformasikan melalui sosial media dan announcement dibandara kepada seluruh masyarakat terkait kegiatan switching off serta mengajak untuk turut berpatisipasi dalam kegiatan Earth Hour di bandara,” tegas Heru.

hms/dny

LEAVE A REPLY