ABADI Mempersembahkan “3rd Indonesian Employment Summit 2019”

0
647
ilustrasi
Jakarta, Nawacita – Pelaksanaan outsourcing di Indonesia menghadapi banyak tantangan mengingat banyak yang tidak sesuai dengan regulasi ditambah masih menjalankan dengan pola lama berupa labour supply. Padahal perusahaan  di ERA Digital 4.0 harus selalu melakukan inovasi dan  membangun kompetensi agar mampu bersaing  dengan menciptakan model bisnis yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Pelaksanaan outsourcing dimasa depan bukan saja sekedar upah murah dan reduce cost tapi juga membagi resiko kepada mitra bisnis yang berkualitas dan mampu bersama menjalankan bisnis berkelanjutan dengan infrastruktur yang kompeten.
ABADI sebagai mitra perusahaan pemberi kerja  berperan aktif mengambil posisi memasuki bisnis yang berkaitan dengan industri 4.0 dan membangun kompetensi dengan selalu memberikan masukan kepada para pemangku kepentingan, baik perusahaan, pemerintah, pembuat kebijakan, dan juga pelaku bisnis agar menjalankan industri outsourcing yang berkelanjutan.
Greg Chen, Ketua Umum ABADI mengatakan, dalam acara ini yang akan merekomendasikan mengenai beberapa hal. Antara lain, Upah fleksibel 40 jam seminggu dimana lembur akan muncul setelah tercapai akumulasi jam kerja 40 jam, Upah produktif perjam, Fleksibilitas dalam PKWT yang akan menjamin karyawan tetap bekerja, Melindungi pekerja dengan membayarkan hak haknya, Mendorong digunakannya pelaporan PKWT, Bukti Lapor dan Bukti Pendaftaran secara online. “Termasuk Mendorong perluasan program BPJS Tenaga kerja yang mandiri,  Membangun industri outsourcing yang berkelanjutan,” ujar Greg Chen.
Acara ini merupakan pleno untuk mendapatkan validasi dari pemangku kepentingan, agar ABADI dapat mendorong kebijakan pemerintah yang mampu melindungi hak pekerja tapi juga tetap menjamin kelangsungan berusaha. Bagi yang ingin bergabung dalam “3rd Indonesian Employment Summit 2019” segera catat acaranya pada Selasa-Rabu, 5-6 Maret 2019 bertempat di Hotel Salak The Heritage Bogor. bdo

LEAVE A REPLY