Pertemuan Diam-Diam Antara Presiden Joko Widodo Dengan Bos PT Freeport

0
284
Fakta Terkini soal Freeport.
Fakta Terkini soal Freeport.

JAKARTA, Nawacita – Mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyatakan adanya pertemuan secara diam-diam atau rahasia antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan bos PT Freeport McMoRan Inc, James R. Moffett. Namun hal tersebut pun sudah dibantah pemerintah lewat Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Berikut beberapa fakta freeport terkini yang telah dirangkum, Sabtu (23/2/2017).

1. Bantahan Luhut soal Pertemuan Diam-Diam Jokowi Dengan Bos Besar Freeport

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan membantah pernyataan Sudirman Said. Bahkan, dirinya yakin Presiden Jokowi tidak pernah bertemu secara diam-diam.

“Pak Jokowi itu, tak ada yang diam-diam. Ngarang aja itu,” ujarnya di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta, Kamis (21/2/2019).

2. Menteri Jonan mengakui Proses Divestasi Saham Freeport Tak Pakai Perjanjian Lama

Blak-blakan Sudirman Said diawali dari surat 7 Oktober 2015, yang menjadi cikal bakal perpanjangan izin PT Freeport Indonesia di Papua. Pernyataan ini membuat heboh dikarenakan proses divestasi 51% saham Freeport kembali dibahas.

Kendati demikian, diakui Jonan sebelum dirinya menjabat Menteri ESDM ada beberapa perjanjian ketika berunding dengan Freeport. Namun, Jonan tidak mengetahui soal kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.

Selama ini kata Jonan, perundingan dengan Freeport tidak berdasarkan perjanjian yang lama. “Setau saya pokoknya Presiden enggak mau ketemu sampai perjanjian ditandatangani, enggak pernah ada pertemuan khusus terpisah. Semua proses melalui tim menteri, lalu kami melaporkan ke Presiden,” ujarnya

3. Freeport Kini Angkut Alat Tambang ke Luar Negeri

PT Freeport Indonesia sejak 2018 mulai mengirim peralatan tambang ke sejumlah perusahaan pertambangan di luar negeri, khususnya di wilayah Amerika Selatan dan Amerika Utara, seiring dengan akan berakhirnya masa penambangan Grasberg Open Pit Tembagapura, Mimika, Papua.

Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama di Timika, Papua, Kamis, mengatakan dengan akan berakhirnya operasi penambangan Grasberg Open Pit maka sejumlah peralatan tambang terbuka seperti truk tambang berkapasitas besar (haul truck) itu keberadaannya sudah tidak efektif, sebab Freeport kini berkonsentrasi pada pengembangan operasi tambang bawah tanah (underground mining).

4. Persoalan Lain dari Freeport

Mantan Panglima TNI mengatakan persoalan ketenaga kerjaan Freeport itu sudah cukup lama muncul dan berbagai tahapan perundingan sudah dilakukan. “Sudah dilakukan pertemuan internal tripartit, Menaker juga sudah turun tangan,” katanya. Presiden Joko Widodo meminta berbagai pihak mencari jalan keluar terbaik untuk mengatasi masalah eks karyawan PT Freeport Indonesia yang saat ini kehilangan pekerjaannya. “Tadi saya juga sudah pesan, Presiden tadi juga pesan supaya dicari jalan keluar yang terbaik,” kata Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

oknws.

LEAVE A REPLY