Hidayat Nur Wahid Ceritakan Perjalanan Panjang Sistem NKRI

0
334
Hidayat Nur Wahid
Jakarta, Nawacita – Di hadapan warga, Hidayat Nur Wahid mengungkapkan, bila Indonesia memilih sistem negara federal maka hal yang demikian memudahkan perpecahan atau disintegrasi bangsa.
Dipaparkan, sistem federal biasanya dianut oleh negara daratan. Sistem itu menurutnya tak cocok bila diterapkan pada negara kepulauan, seperti Indonesia. Mudah terjadinya perpecahan dari sistem ini dikarenakan terlalu luasnya otonomi yang diberikan kepada negara-negara bagian.
“Kita merdeka tidak ingin dan memilih bentuk negara kerajaan atau federal”, ujar Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) saat Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Aula Baiturrohman, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu pertama Februari 2019.
Menurut HNW banyak kerugian dari KMB. Disebut konstitusi saat itu pun menjadi UUD RIS. Tak hanya itu, selain Indonesia harus membayar utang perang Belanda, kekuasaan tertinggi RIS berada di tangan Ratu Juliana yang berkedudukan di Belanda.
Melihat penyimpangan konstitusi dan tujuan Indonesia merdeka, menurut HNW munculah sosok politisi dari Masyumi. “Muhammad Natsir namanya”, ungkapnya. Natsir menyampaikan Mosi Integral. Mosi itu dipaparkan kepada politisi lain yang ada pada saat itu seperti Soekarno dan Hatta. “Dan mendapat dukungan dari partai politik yang ada di parlemen”, ungkapnya.
Untuk menegaskan mosinya, politisi dari partai yang berbasis ummat Islam itu menyampaikan pidato di depan anggota parlemen pada 3 April 1950. “Pidatonya begitu menggelegar”, tuturnya. “Isi pidato menolak hasil KMB”, tambahnya.
Natsir, menurut HNW, ingin Indonesia kembali ke tujuan awal merdeka yaitu berbentuk NKRI. Hasil pidato itu akhirnya menjadi kesepakatan politik bangsa Indonesia. “Hingga pada 17 Agustus 1950, Indonesia kembali ke NKRI”, tegasnya.
Dari Mosi Integral yang dilakukan oleh Natsir, menurut HNW menunjukan dalam masalah menjaga persatuan bangsa, partai dan ummat Islam merupakan garda terdepan. Dari sinilah dirinya merasa aneh bila selama ini ummat Islam dicurigai anti NKRI. Yaqin

LEAVE A REPLY