Pengacara: Pemuda yang Sebut ‘Pendukung Jokowi Munafik’ Tak Berniat Jahat

0
342
Pihak keluarga dan pengacara seusai menjenguk IS.

Mataram,Nawacita – Pengacara pemuda berinisial IS (20) yang menyebut ‘pendukung Jokowi munafik’, Apriadi Abdi Negara mengatakan kliennya tidak berniat jahat mengunggah postingan tersebut. IS disebut kecewa Jokowi belum merealisasikan janjinya terkait pemulihan pasca-gempa NTB.

“Hanya dia menyampaikan suatu pernyataan bahwa ini adalah bentuk kegalauan dia sebagai anak bangsa, sebagai korban gempa yang pernah dijanjikan, tapi sampai hari ini tidak direalisasikan, janji daripada Presiden Jokowi. Namun dari sisi mainstream atau niat jahatnya I tidak melakukan hal itu,” ujar Apriadi kepada wartawan di Polda NTB, Mataram, Minggu (27/1/2019).

Apriadi mengatakan, IS tidak bermaksud memfitnah pendukung capres Jokowi ataupun menghina Jokowi. Ia menyangkal pasal yang disangkakan terhadap kliennya.

“Logikanya secara sederhana bahwa I ini seorang Muslim, orang Islam yang tidak mungkin dia memusuhi orang Islam, membenci agama Islam. Unsur-unsur dari pasal 28 ayat 2 ini tidak terpenuhi,” katanya.

Polisi menilai perbuatan IS dikhawatirkan dapat menimbulkan rasa benci, permusuhan, dan ketersinggungan. IS menyebut ‘pendukung Jokowi ialah munafik’ di akun Facebook-nya.

“Dia mengaku dengan alasan tidak terima orang dari agama tertentu dalam memilih capres tertentu,” kata Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam.

Akibat perbuatannya, tersangka IS dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A UU ITE. IS terancam pidana maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

dtk

LEAVE A REPLY