Donor Darah di Mal Surabaya Sabet 2 Rekor MURI, Apa saja?

0
375
Donor darah yang digelar paguyuban.
Donor darah yang digelar paguyuban.

Surabaya,Nawacita – Donor darah yang digelar paguyuban ini tak seperti biasa. Donor darah ini bahkan masuk rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Apa yang membuatnya beda?

“Donor darah ini mempunyai pendonor darah terbanyak di dalam mal dan donor darah dengan door prize terbesar,” ujar Ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya Teguh Kinarto Tee kepada wartawan di Ciputra World, Minggu (13/1/2019).

Teguh mengatakan kegiatan seperti ini biasanya hanya diikuti oleh sekitar 600 pendonor darah. Tetapi kali ini membludak dengan jumlah pendonor sebanyak 1.000 orang.

Door prize besar mungkin menjadi alasan membludaknya jumlah pendonor pada kegiatan yang melibatkan PMI Surabaya dan PMI Gresik ini. Panitia menyediakan banyak door prize dengan hadiah utama mobil.

“Acara ini kami buka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Mereka yang mendonorkan darah berhak mendapatkan kupon yang akan diundi untuk mendapatkan motor dan mobil,” kata Ketua Panitia Donor Darah Yudi Cahyo Purnomo.

“Hari ini merupakan penyelenggaraan ke-9. Kegiatan ini sudah berjalan 3 tahun, setiap penyelenggaraan kita sediakan doorprize satu unit motor. Pada puncaknya kali ini kita sediakan satu unit mobil bagi yang beruntung mendapatkan undian,” lanjut Yudi.

Teguh kembali melanjutkan bahwa selama 3 tahun mengelar donor darah secara berseri, tercatat sudah 10 ribu kantong darah yang disumbangkan ke PMI.

“Dari 10 ribu kantung darah yang dihasilkan dalam kegiatan ini secara berseri. Sekitar 7 ribu kantung darah yang sudah lolos verifikasi PMI,” ujar Teguh.

Kegiatan ini berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum rekor dunia Indonesia (MURI) dengan mencatatkan dua rekor sekaligus, yakni jumlah pendonor terbanyak dan jumlah doorprize terbanyak dalam acara donor darah.

“Kegiatan donor darah kali ini, belum dilakukan dimanapun yaitu donor darah secara seri dengan doorprize tersebesar dan yang kedua pendonor darah terbanyak di dalam mal. Jadi ini kegiatan yang belum dicatat dimana pun. Jadi kami harap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi di daearah lain untuk menciptakan kegiatan yang positif dan berkontribusi untuk Indonesia,” tandas Teguh.

dtk

LEAVE A REPLY