Repnas Sayangkan Tidak Ada Peringatan Dini Tsunami Selat Sunda

0
416
Eka Sastra Ketua Umum Repnas.

Jakarta, Nawacita – Ketua Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional untuk Jokowi-Amin (Repnas) Eka Sastra prihatin terhadap semakin bertambahnya korban akibat tsunami Selat Sunda. Sebenarnya, jumlah korban bisa diminimalisasi jika sistem peringatan dini berjalan sebagaimana mestinya.

Eka menyayangkan warga tidak memperoleh peringatan dini.

“Saya sangat menyayangkan sehingga jatuh banyak korban akibat tsunami,” ujar Eka di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Selain tidak adanya peringatan dini tsunami, Eka juga memberikan catatan atas cuitan instansi berwenang di media sosiall yang tidak memberikan keterangan sebenar-benarnya terhadap kejadian ini.

“Tidak hanya peringatan dini yang terlambat, semalam saya membaca keterangan instansi berwenang yang mungkin niatnya menenangkan warga, namun justru seolah menganggap peristiwa tsunami ini hanya gelombang dini biasa tanpa konfirmasi dan klarifikasi awal” tambah Eka.

Merujuk dari sejumlah catatan ini, Tsunami Selat Sunda sebaiknya dijadikan momentum untuk menguatkan system pengendalian bencana di Indonesia khususnya deteksi dini bencana, agar warga bisa bersiap sebelum bencana datang.

“Sebaiknya, kejadian ini dijadikan titik tolak perbaikan system pengendalian bencana terutama pada deteksi dini bencana sehingga warga waspada dan korban bisa diminimalkan” pungkas Bendahara Umum BPP Hipmi ini. (plt/ts)

LEAVE A REPLY