Sosialisasi Pembinaan Wawasan Kebangsaan TA. 2018 jajaran Kodam V/Brawijaya.

0
378

Surabaya, Nawacita.co– Di era jaman modern saat ini, dimana perkembangan teknologi informatika dan telekomunikasi berkembang begitu pesat, sangat berpengaruh pada cara pandang generasi muda.

Untuk membendung pengaruh negatif perkembangan teknologi tersebut, prajurit TNI dari Pembinaan Kodam V/Brawijaya memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan bela Negara kepada tokoh masyarakat, Pramuka,tokoh Agama, tokoh pemuda FKPPI, HIPAKAD, Menwa, Pelajar bertempat di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Rabo (05/12/2018).

Pabandya Wanwil Kodam V/ Brawijaya Letnan Kolonel Budi Santoso mengatakan bahwa sudah saatnya kaum muda menjadi sadar dan bangkit bersama, berjuang untuk kemajuan NKRI, diberbagai dimensi kehidupan bermasyarakat, bebangsa dan bernegara

Lebih lanjut, bagi generasi yang ada melawan banyak musuh bersama diantaranya, kemiskinan, kebodohan, narkoba, terorisme dan banyak hal. Meskipun lebih sulit namun jika kita mampu menyerap semua nilai-nilai patriotisme, kita pasti bisa melawannya.

Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, wawasan kebangsaan merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan bagi generasi muda khususnya pelajar sebagai proses dalam pembentukan sikap moral agar memiliki kecintaan terhadap tanah airnya dalam memelihara kesinambungan perjalanan kehidupan bangsa, serta terpeliharanya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya peningkatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda khususnya generasi muda dilakukan dengan membangun karakter agar memiliki wawasan dan motivasi yang kuat serta memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negaranya.

Generasi muda

merupakan sumber daya manusia yang potensial dimasa yang akan datang. Generasi muda merupakan potensi bangsa yang dipersiapkan untuk dapat berprestasi dan memberikan sumbangan nyata bagi pembangunan bangsa dan Negara. Bila pemahaman wawasan kebangsaan meningkat maka keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI akan kuat karena secara sadar muncul semangat atau dorongan hati yang kuat untuk cinta tanah air, membela dan menjaga keutuhan NKRI.

Pabandya Wanwil Kodam V / Brawijaya Letkol Budi Santoso dalam memberikan materi bela Negara, mengapa Negara harus dibela Karena sebagai makluk sosial tentu manusia membutuhkan tempat berekptesi, berkomunikasi dan menuntut ilmu, Tempat dimana kita lahir dan tumbuh lalu menuntut ilmu hingga dewasa jadi Negara dibela karena di dalam suatu Negaralah tempat tumbuh manusia yang utuh.

Siapa yang wajib bela Negara?

Setiap warga Negara wajib dan harus bela Negara sesuai pasal 27 ayat 3 UUD 1945 dan pasal 9 ayat 1 UU RI no 3 tahun 2002.UUD1945 pasal 27 ayah 3. “Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara. Dan UU RI no 3 tahun 2002 pasal 9 ayat 1 tentang pertahanan Negara. “Upaya bela Negara merupakan sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai kecintaan kepada NKRI berdasar Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Ketahanan Nasional, ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis yang merupakan integrasi dan kondisi tiap tiap aspek kehidupan Bangsa dan Negara. Pada hakekatnya ketahanan Nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu Bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan Bangsa dan Negara.

Nilai nilai bela Negara Ada 5 nilai bela Negara pertama Cinta Tanah Air, kedua sadar berbangsa dan bernegara, ketiga yakin Pancasila sebagai dasar Negara, ke empat rela berkorban untuk Bangsa dan Negara ke lima memiliki kemampuan awal bela Negara.

Dalam mengukuti wasbang ini HIPAKAD DPC Gresik yg diwakili Ketua Umum Ir H Ari Suhadi dan Wanhat Drs Bambang H dan satu anggota merasakan keakraban dan penuh persahabaan karena penyanpai materi cukup membawa suasana keakraban dan kekluargaan,

 

LEAVE A REPLY