Koalisi Prabowo Tak Utus Wakil yang Diundang ke IMF-WB Meeting

0
345
Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak

Jakarta,Nawacita – Koalisi Indonesia Adil dan Makmur protes dengan biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali. Mereka tak akan mengutus wakil yang diundang ke pertemuan itu.

“Di tengah bencana yang sedang terjadi sebaiknya pemerintah mengurangi biaya biaya yang tidak perlu terkait annual meeting IMF dan World Bank di Bali, angka kurang lebih 1 triliun rupiah merupakan biaya terlalu besar untuk pertemuan rutin tahunan Bank Dunia dan IMF,” ujar koordinator jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (5/10/2018).

Dahnil tegas menyebut koalisi Prabowo-Sandi tak setuju dengan besaran nilai penyelenggaraan pertemuan IMF-WB. Mereka tak akan menghadiri acara itu jika diundang.

“Bagi Koalisi Adil dan Makmur pertemuan ini perlu dipertanyakan terkait dengan kontribusinya terhadap nilai tukar rupiah karena fakta yang terjadi adalah kurs rupiah pada hari ini itu tak mengalami penguatan, justru pelemahan. Jadi sama sekali tidak ada efek pertemuan ini bagi penguatan rupiah,” jelas Dahnil.

“Sehingga Koalisi Adil dan Makmur bersepakat sebagai bentuk empati kita kepada saudara kita yang sedang tertimpa bencana di Lombok, Palu, Donggala, maka Koalisi Adil dan Makmur bersepakat tidak mengirimkan delegasi ke Bali terkait dengan annual meeting IMF dan World Bank,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, ada politikus dari kalangan koalisi pendukung Prabowo-Sandi yang menduduki jabatan strategis. Ada Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang berasal dari Partai Gerindra, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dari PAN, dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dari Partai Demokrat.

Ada pula yang duduk di MPR, yakni Ketua MPR Zulkifli Hasan dari PAN, Wakil Ketua MPR EE Mangindaan dan Hidayat Nurwahid, masing-masing dari Partai Demokrat dan PKS. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani juga merupakan Wakil Ketua MPR.

dtk

LEAVE A REPLY