Bamsoet Sesalkan Pawai Anak Kecil Bercadar Bawa Replika Senjata

0
750
Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo.

JAKARTA, Nawacita – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyesalkan tragedi anak di bawah umur memakai cadar hitam dan menenteng replika senjata seperti yang terjadi dalam sebuah karnaval di Probolinggo merupakan kasus yang sangat memprihatinkan.

Untuk itu, ia meminta agar Menteri Pendidikan dan semua pemerintah daerah harus memastikan bahwa kasus serupa tidak berulang di kemudian hari.

“Apa pun alasannya, memperlakukan anak-anak TK dengan cara seperti itu tidak dapat dibenarkan. Perlakuan seperti itu tidak mendidik. Sebagai tontonan pun tidak pantas. Perlakuan seperti itu bisa merusak persepsi anak, karena berpotensi mencabut mereka dari dunia anak-anak,” kata Bamsoet di Jakarta, Senin (20/8/2018).

Politikus Partai Golkar itu, mengingatkan kepada para guru dan orang tua untuk membiarkan anak-anak dengan dunia mereka. Sebagai peserta didik TK, biarkan anak-anak itu bermain sambil belajar.

“Jangan meracuni pikiran mereka dengan cara pikir orang dewasa. Apalagi dengan perlakuan cukup ekstrim seperti kasus di Probolinggo itu. Para orang tua dan guru hendaknya melindungi  anak-anak dari berbagai kemungkinan yang bisa merusak cara pikir dan cara pandang anak,” ujarnya.

Seperti diketahui, sepanjang Sabtu (18/8) kemarin, perhatian masyarakat tertuju pada kasus  sejumlah anak peserta karnaval berpakaian dan cadar hitam. Tak hanya itu, murid taman kanak-kanak (TK) itu disuruh menenteng replika senjata. Mereka menjadi peserta pawai budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Probolinggo.

Ia pun mendorong Kementerian Pendidikan dan semua pemerintah daerah untuk memastikan kasus serupa tidak berulang di kemudian hari.  Pelibatan anak dalam berbagai kegiatan hendaknya tetap berpijak pada dunia anak yang ceria.

trpsnyn

LEAVE A REPLY