Panglima Tegaskan Anggota TNI Akan Jadi Bagian dari Densus 88

0
321
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto
Nawacita – Kerja sama TNI dan Polri di bidang pemberantasan terorisme terus berjalan. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, nantinya ada seorang anggota TNI yang menjadi bagian dari Densus 88.
“Sinergi bisa dimulai dari taruna, mulai dari 3 bulan bersama-sama pendidikan di Magelang. TNI juga menempatkan satu liasion officer (LO) di Densus 88, agar seimbang,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di GOR A.Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/7).
Sementara, Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah mengatakan hal bahwa rencana tersebut masih masuk dalam tahapan penataan. Penataan dan pembagian tugas dilakukan agar tidak ada tumpang tindih dalam menjalankan tugas.
“Indonesia ini luas, tidak mungkin polisi bisa melakukanya sendiri. Misal kita tahu lebih dulu lalu kita tangkap, baru kita serahkan ke polisi. Ini tidak mudah. Jadi sekarang terus ditata untuk penataan intelijennya, penataan organisasinya, dan seterusnya tapi tadi sudah dibocorkan oleh Panglima,” terang Sabrar.
Seluruh aturan dan kebijakan teknis terkait kerja sama pemberantasan terorisme TNI-Polri masih terus digodok. Dengan penataan yang baik, fungsi pemberantasan terorisme bisa berjalan dengan baik dan optimal.
“Tidak mengambil juga tugas orang lain. Kita menghargai tugas polisi. Secara internasional kita sebagai bangsa juga harus mematuhi aturan internasional, mengedapankan polisi misalnya. Tapi bagaimana juga ketika negeri kita yang luas ini mungkin TNI-nya tahu terlebih dahulu maka bisa kami jajaki,” kata Sabrar.
kmprn

LEAVE A REPLY