Menag RI Dorong PTAIN Jadi Pusat Islam Moderat

0
182
Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Lukman Hakim Saifuddin

Nawacita – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Lukman Hakim Saifuddin mendorong semua Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) bisa menjadi pusat studi Islam yang moderat (wasathiyah).

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam program Launching Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura di kompleks kampus yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Kamis (5/7/2018) kemarin.

“PTAIN tidak hanya menjadi sarana pendidikan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tapi juga harus ikut andil dalam merawat nilai-nilai Islam yang berkembang di Indonesia. Sebagaimana ajaran yang telah dikembangkan oleh Wali Songo, tentunya Islam yang wasathiyah atau Islam moderat,” kata Lukman Hakim Saifuddin.

Saat ini tercatat sebanyak 58 perguruan tinggi agama Islam negeri di seluruh Indonesia, jumlah tersebut meliputi sebanyak 17 perguruan tinggi berstatus universitas, 34 berstatus institut dan 7 lainnya masih berstatus sekolah tinggi. “Semua perguruan tinggi harus bisa menjadi benteng dari (ajaran) Islam radikal dan liberal,” ungkapnya.

“Perguruan tinggi tidak hanya sebatas menjadi sarana untuk melanjutkan pendidikan bagi para santri ataupun para siswa untuk memperdalam keagamaan saja, melainkan harus memotori dan menjaga Islam moderat,” sambung Lukman.

Agama Islam ketika diterjemahkan oleh manusia akan memiliki arti yang beragam, mufassir sehebat apapun memiliki keterbatasan keilmuwan. “Cara pandang diantara sekian banyak penafsiran agama, ada kubu ekstrim terlalu konservatif, terlalu harfiah dan tekstualis, tetapi ada yang yang melepas teks atau terlalu liberal,” jelasnya.

“Dan Islam yang moderat bukan radikal atau liberal, sehingga semua perguruan tinggi agama Islam harus bisa mencerahkan. Salah satunya dengan menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat studi Islam yang moderat,” pungkasnya.

brtjtm

LEAVE A REPLY