KPU Harap Semua Pihak Terima Penetapan Hasil Pilkada 2018

0
188
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

Nawacita – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengharapkan berbagai pihak menerima hasil penetapan KPU terkait hasil pemilihan kepala daerah baik di tingkat kabupaten/kota maupun tingkat provinsi. Arief berharap tidak perlu ada sengketa hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

“Saya berharap hasil penetapan KPU bisa diterima semua pihak sehingga tidak perlu ada sengketa,” kata Arief di Jakarta, Minggu (1/7).

Arief mengungkapkan, proses penghitungan dan rekapitulasi suara telah dilakukan secara berjenjang dan transparan. Semua pihak, mulai dari KPU, Bawaslu, tim sukses dari parpol dan pasangan calon mengikuti proses penghitungan dan rekapitulasi suara dari awal sampai akhir.

“Jadi keberatan-keberatan itu sudah bisa diselesaikan di tiap level di kecamatan kalau ada keberatan diselesaikan di sana, di kabupaten diselesaikan di sana, termasuk di provinsi. Jadi, mudah-mudahan ini bisa diterima oleh semua pihak,” ungkap dia.

Saat ini, kata Arief, proses rekapitulasinya sudah sampai di tingkat kecamatan. Rekapitulasi di tingkat kecamatan sampai 3 Juli 2018. Kemudian, terjadi rekapitulasi di tingkat Kabupaten/Kota pada tanggal 4 sampai 6 Juli 2018. Untuk penetapan hasil pemilihan bupati atau wali kota dilakukan sampai tanggal 6 Juli 2018.

“Kemudian tanggal 7 sampai 9 Juli 2018 akan dilakukan rekap lanjutan hanya di 17 provinsi yang menyelenggarakan pemilihan gubernur dan penetapan hasilnya. Nah setelah itu, 3×24 jam kalau memang ada yang belum bisa menerima hasil penetapan maka sengketa hasil itu bisa dilakukan di Mahkamah Konstitusi,” pungkas dia.

joss

LEAVE A REPLY