Bekraf Pilih 95 Startup Kuliner Ikuti Demoday Food Startup Indonesia 2018

0
288

Nawacita.co – , 29/6/2018 – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar Demoday Food Startup Indonesia (FSI) pada akhir Juli mendatang di Hotel Ciputra Surabaya. FSI adalah platform yang dibentuk Bekraf untuk menghubungkan pengusaha rintisan (startup) kuliner Indonesia dengan sumber permodalan sekaligus membantu startup tergabung pada ekosistem kuliner.

Pada konferensi pers FSI 2018 Jumat (29/6) di Think Big Room, Harris Vertu Hotel Harmoni Jakarta, Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menuturkan, “Bekraf bertujuan meningkatkan akses permodalan sekaligus kapasitas startup kuliner Indonesia pada demoday FSI 2018 ini.

Bekraf menghadirkan mentor untuk memberikan saran pitchdeck yang menarik minat investor sekaligus anjuran peningkatan kualitas produk kuliner. Investor yang tertarik mendanai sub sektor kuliner juga diundang pada demoday FSI ini.”

Tahun ini, tercatat 337 startup kuliner dari 113 kota di Indonesia mendaftar demoday melalui platform www.foodstartupindonesia.com. Kurator menilai beberapa point utama pada pitchdeck, presentasi pendaftar, antara lain startup kuliner terpilih membutuhkan investasi, mempunyai produk yang sudah terjual, dan mempunyai rekam jejak yang baik.

IMG-20180629-WA0036¢Bekraf memilih 95 startup kuliner dari 337 pendaftar untuk mengikuti rangkaian acara demoday. Mereka berkesempatan meningkatkan network, mendapatkan mentoring dari ahli kuliner dan pendukung ekosistem kuliner Indonesia, serta menarik minat investor melalui pitching. 30 investor dan 30 mentor menghadiri acara ini.

95 startup kuliner terpilih mengenalkan produknya kepada investor, mentor, sekaligus khalayak ramai pada Kreatifood Expo pada 27 s.d 29 Juli di Ciputra World Surabaya. Mereka juga mendapat mentoring pada 30 Juli s.d 1 Agustus di Hotel Ciputra Surabaya. Para mentor akan memberikan saran untuk kualitas produk sekaligus pitchdeck yang menarik untuk mendapatkan investasi.

 Foto dari kanan ke kiri Bonnie Susilo, perwakikan FoodLab IndonesiaDirektur Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri Bekraf, Sappe Sirait,Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, Kasubdit Dana Masyarakat, Hanifah Makarim
Foto dari kanan ke kiri – Bonnie Susilo, perwakikan FoodLab IndonesiaDirektur Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri Bekraf, Sappe Sirait,Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, Kasubdit Dana Masyarakat, Hanifah Makarim

30 startup dari 95 startup kuliner tersebut berkesempatan pitching di hadapan investor pada 1 Agustus. Selama pitching, para startup meyakinkan investor bahwa produk mereka layak didanai. Tiga startup kuliner terbaik akan mendapatkan fasilitas lebih lanjut dari Bekraf, antara lain keutamaan mendapatkan Bantuan Insentif Pemerintah serta pendukungan pameran di dalam dan luar negeri.Para startup kuliner yang tergabung pada FSI 2018 ini diharapkan mampu menggunakan peluang demoday untuk meningkatkan network dan kualitas produk mereka sekaligus mendapatkan investor.(mm)
***

Daftar 95 Startup Kuliner Terpilih
daily noodle (Bali), rosalie cheese (Bali), mantau Fya (Balikpapan), beurgeur (Bandung), chobo (Bandung), gerobak sate mba (Bandung), hakko kombucha (Bandung), kira almond (Bandung), kopina (Bandung), mones (Bandung), nukita food (Bandung), pop it (Bandung), rasa desa (Bandung), roeparasa (Bandung), semicolon coffee (Bandung), sojavu (Bandung), tempe krezi (Bandung), waroenk salse (Bandung), banannes (Banjarmasin), rumah tani wangi (Banyuwangi), natu nugget (Batam), arjuna 999 (Batu), cookwell organics (Batu), disuko (Bekasi), forraya (Bintan), moys (Blitar), osu (Blitar), momochi (Bogor), sushi kita (Bogor), tunabe (Bogor), unis gluten free (Bogor), vigo drink (Bogor), sekatup (Bontang), itiak lado mudo (Bukittinggi), indotaste (Depok), tahu jeletot taisi (Depok), conutcos (Gowa), al abror (Jakarta), anugerah pangan Indonesia (Jakarta), beras serre (Jakarta), beema honey (Jakarta), cocolicious (Jakarta), de ngokow kopi (Jakarta), gianduja patiserrie (Jakarta), happinaz (Jakarta), mozas (Jakarta), ripta food (Jakarta), sheik taarik (Jakarta), timur rasa (Jakarta), wingschik (Jakarta), keripik tempe pakuaty (Kediri), alammu (Kudus), d’ipey (Makassar), tahu tek cak ari (Makassar), vegetables choco (Makassar), lunpia go (Malang), n-up (Malang), sultan (Malang), richsoles (Mataram), aloya coffee (Medan), kopi Indonesia (Medan), madame souvenir (Medan), bu ifa (Palangkaraya), sambal baba (Papua), gendhis manis (Semarang), milky flow (Semarang), super roti (Semarang), paspastry (Sidoarjo), dang boss (Solo), larisso spaghetti (Solo), oyoh jengkol (Sumedang), pantastik (Sumedang), ayam canton (Surabaya), barin food (Surabaya), denil puding (Surabaya), item manis suroboyo (Surabaya), klepon buah (Surabaya), mercon banting (Surabaya), mie frozen (Surabaya), mocoa (Surabaya), nagesushi (Surabaya), pandan asli (Surabaya), sego njamoer (Surabaya), spikutakuler (Surabaya), mie baso pa haji (Tasikmalaya), buncitos (Yogyakarta), chicken crush (Yogyakarta), coklat ndalem (Yogyakarta), dendeng raden (Yogyakarta), griya cokelat (Yogyakarta), joka (Yogyakarta), kiwae (Yogyakarta), moonshine (Yogyakarta), sate ratu (Yogyakarta), dan sagoo land.

Kilas Balik FSI 2016 dan 2017

Bekraf melaksanakan Demoday Food Startup Indonesia pertama kalinya pada November 2016 di Yogyakarta. Terpilih 10 finalis terbaik dari 50 pengusaha rintisan (startup) yang mengikuti demoday pertama tersebut.

Tahun 2017, Bekraf menggelar demoday di dua kota, yaitu Denpasar dan Bandung. Final demoday 2017 dilaksanakan pada September 2017 di Yogyakarta. Bekraf menerima 2005 pendaftar, 440 pitchdecks, 150 startup kuliner terpilih, 29 finalis, dan tiga besar FSI 2017 yaitu Matchamu, Ladang Lima, dan Chillibags.( Dny)

 

LEAVE A REPLY