Persepsi Public Terhadap Hasil Debat Publik 1 dan 2

0
294

Surabaya, Nawacita – Hasil Survei Surabaya Survei Center (SSC) periode Juni 2018 menunjukkan bahwa public yang menonton acara debat cagub cawagub putaran satu dan dua meningkat sebanyak 65,4%. Sementara yang tidak menonton sebanyak 34,6%

Mereka yang menonton debat menonton lewat TV sebanyak 38,4%, lewat youtube sebanyak 13,1% dan melalui portal media online sebanyak 3,4%. Selain itu juga melihat dari share medos yakni wa, fb, ig dll sebanyak 10,5%. Sementara yang tidak menjawab sebanyak 34,6%.

Penilaian public atas penampilan kandidat perorangan KIP meraih 20,1%, disusul GI meraih 19,8%, Emil Dardak 14,5%, dan Puti sebanyak 11% adapun yang tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 39,4%.

Adapun penilaian secara berpasangan, KIP-Emil unggul sebanyak 35,4% dan GI-Puti 30% dan yang menjawab tidak tahu dan tidak menajwab sebanyak 34,6%.

Hasil survey juga mengungkap alasan KIP-Emil dianggap lebih unggul karena menguasai masalah sebanyak 50,5%, pintar 35,5 %, lainnya 4% dan yang tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 10%. Adapun yang mengganggap GI-Puti lebih unggul karena pengalam sebanyak 46,5%, tenang 30,5 %, lainnya 6% dan yang tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 17%.

“Kedua paslon masing masing punya keunggulan dan daya saing. Persepsi publik terhadap paslon semakin komprehensif dan lengkap serta akan melibatkan banyak aspek, semakin banyak paslon bisa memenuhi aspek aspek tersebut naka peluang untuk memeroleh dukungan juga akan semakin tinggi dan berpeluang bisa menambah ceruk pemilih swing dan undecided voters”ujar Surokim As, peneliti SSC.

Survei dengan metode multistage random sampling ini dilakukan pada tgl 04 -13 Juni 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error +/-3%, level of confidence 95% dan jumlah sampel 1.070 responden. Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini di lengkapi dengan spot check, callback hingga intensive control.

(Rgo/doy)

LEAVE A REPLY