Putra Ketiga Hendropriyono Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PKPI

0
451
ketua umum PKPI AM Hendropriyono
ketua umum PKPI AM Hendropriyono
Nawacita – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menggelar kongres luar biasa sejak Minggu (14/5). Salah satu agenda penting kongres adalah untuk memilih ketua umum pengganti AM Hendropriyono yang telah mundur sebagai ketum dengan alasan usianya yang tidak lagi muda.
Kongres pun telah menetapkan Diaz Hendropriyono yang merupakan putra ketiga AM Hendropriyono, sebagai ketua umum. Diaz terpilih secara aklamasi karena calon ketum lainnya, yaitu Halida Hatta, Haris Sudarno, Sunan Kalijaga, Sardjono Kartosuwirjo, Ganang Sudirman dan Dominggus Mandacan tak memenuhi syarat yang ditentukan dan tidak menghadiri kongres.
Dalam penutupan kongres luar biasa, Presiden Joko Widodo turut hadir. Di hadapan Jokowi, Diaz menyerukan dukungan untuk Jokowi di Pilpres 2019.
Ia meyakini, Jokowi merupakan sosok yang tepat untuk diusung PKPI. Oleh karena itu, Diaz mengatakan seluruh kader PKPI dari Sabang hingga Merauke siap bekerja keras untuk memenangi Pilpres 2019.
“Seluruh kader PKPI siap kerja, kerja, kerja, mendukung Pak Jokowi menjadi presiden periode 2019-2024,” ungkap Diaz di Gedung Sekar Wijayakusuma, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (14/5).
Lebih lanjut, Diaz yang juga staf khusus Presiden Jokowi ini mengatakan bahwa sejak awal, PKPI telah bersikap mendukung Jokowi, mulai dari pemilihan gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kemudian pada Pilpres 2014, PKPI juga memberikan dukungan kepada Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla.
Dukungan ini diberikan lantaran menurut Diaz, Jokowi memiliki visi yang sama dengan PKPI, termasuk dalam hal antiterorisme. Namun, dukungan PKPI ini sepertinya tak langsung mendapatkan respons dari Jokowi.
Saat memberikan sambutannya, Jokowi langsung memberikan selamat kepada Diaz yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketum PKPI periode 2018-2024.
“Saya yakin PKPI semakin maju di bawah kepemimpinan Diaz,” kata Jokowi.
Ia kemudian mengingatkan kepada para peserta kongres PKPI agar merawat perdamaian di Indonesia yang majemuk. Terlebih saat ini memasuki tahun politik, Pilkada 2018 hingga Pilpres 2019.
“Saya ingin ingatkan mari kita jaga bersama-sama, rawat bersama negara kita ini. Tanpa mebedakan suku, agama, adat dan tradisi yang kita miliki,” tegasnya.
Selain kader PKPI, acara tersebut juga dihadiri oleh para tamu undangan seperti Ketua DPR Bambang Soesatyo, Seskab Pramono Anung, dan Mentan Amran Sulaiman.
kumparan

LEAVE A REPLY