Sebelum Viral, Ketua PDIP Bima Sudah Berkali-kali Ditegur Polisi

0
313
Hasto Kristiyanto Saat Dikonfirmasi Mengenai Ketua DPC PDIP Bima Ruslan Usman
Hasto Kristiyanto Saat Dikonfirmasi Mengenai Ketua DPC PDIP Bima Ruslan Usman

Nawacita – Ketua DPC PDIP Bima Ruslan Usman dicopot dari jabatannya karena membentak polisi saat hendak ditilang. Ternyata, itu bukan pertama kalinya Ruslan ditegur polisi.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP I Komang Suartana mengatakan Ruslan marah karena ditindak polisi. Padahal Ruslan sudah berkali-kali ditegur karena spesifikasi dan pelat nomor kendaraannya tak sesuai dengan STNK.

“Itu (ditilang) penyebabnya, pertama, kendaraan itu tidak sesuai dengan spec (spesifikasi). Kemudian juga tidak sesuai dengan pelat kendaraannya. Sudah ditegur berkali-kali,” kata I Komang saat dihubungi, Senin (23/4/2018).

Kemudian, selang dua hari berikutnya, Ruslan kembali ditegur. Saat itu dia beralasan hendak ke bengkel untuk memasang pelat nomor yang asli.

Peristiwa ketiga terjadi pada Minggu (23/4) kemarin. Ruslan didapati mengendarai mobil yang pelat nomornya belum diganti. Selain itu, diketahui Ruslan tak membawa SIM sehingga kasatlantas menyita STNK.

Ruslan diminta ke kantor polisi untuk mengambil STNK jika pelat nomor mobilnya sudah diganti. Tapi, dalam perjalanan, Ruslan menyetop mobil kasatlantas dan melampiaskan amarah.

“Yang ketiga, baru pas di jalan, ditindak Kasatlantas, lalu rasa arogansinya keluar,” ujar I Komang.

Saat ini, mobil Ruslan sudah dikembalikan setelah dia membayar uang denda tilang dan memasang pelat nomor mobilnya sesuai dengan STNK. Namun polisi mengatakan akan kembali menindak bila Ruslan melanggar aturan lagi.

Sebelumnya diberitakan, Ruslan juga disanksi partainya. Ruslan dicopot dari posisinya oleh PDIP karena dianggap melakukan tindakan tidak terpuji
“Ruslan seharusnya sebagai pimpinan partai memberikan keteladanan, taat pada mekanisme dan budaya hukum, bukannya bertindak arogan yang sangat tidak pantas sebagai elite partai,” ujar Hasto.

dtk

 

LEAVE A REPLY