Menteri Rini Resmikan Kapal Batu Bara Djakarta Llyod

0
916
Menteri BUMN Rini Resmikan MV Dharma Lautan Intan Milik Djakarta Lloyd
Menteri BUMN Rini Resmikan MV Dharma Lautan Intan Milik Djakarta Lloyd

Batam, Nawacita – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno meresmikan kapal MV Dharma Lautan Intan milik PT Djakarta Llyod (Persero), BUMN yang bergerak di bidang jasa pelayaran dan logistik di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau pada hari ini.

Pengadaan kapal ini bertujuan untuk menambah armada perseroan dalam rangka menggarap kontrak pengangkutan batu bara PT PLN (Persero).

“Ini adalah momen yang baik, sebagai bagian sinergi BUMN, antara Djakarta Lloyd dan PLN,” kata Rini, Rabu (11/4/2018).

MV Dharma Lautan Intan memiliki bobot sebesar 50.000 DWT – 60.000 DWT atau masuk dalam kelas supramax. Kapal tersebut dibeli seharga USD12 juta atau sekitar Rp164 miliar lewat proses lelang. Dana pembelian kapal bersumber dari kas internal dan pinjaman perbankan.

PT Djakarta Lloyd (Persero) dan PT PLN (Persero) telah berkontrak kerja untuk pengangkutan 3,7 ton batu bara. Volume tersebut naik tiga kali lipat dibandingkan dengan kontrak yang diperoleh pada tahun 2017. Selain itu, BUMN yang berdiri sejak 1951 itu juga meraup kontrak baru dari Grup Surya Mega Adiperkasa dengan volume angkutan 500.000 ton untuk durasi 5 tahun.

“Saya berharap kapal yang diberi nama MV Dharma Lautan Intan ini bisa memenuhi kebutuhan jasa pengangkutan batu bara PT PLN yang meningkat untuk tahun ini,” ujarnya lagi.

Direktur Utama Djakarta Lloyd Suyoto menambahkan, pihaknya juga memerlukan kapal tanker guna memperluas segmen jasa angkutan seperti pengangkutan minyak. Saat ini saja, Djakarta Lloyd tengah menjajaki kontrak pengangkutan minyak berdurasi maksimal 10 tahun dengan PT Pertamina (Persero).

Untuk itu, Djakarta Lloyd pun sudah meneken kontrak pembangunan kapal tanker dengan PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero) sejak Oktober 2017 lalu. Nilai kontrak pembangunan kapal tanker berukuran 6.500 DWT tersebut mencapai Rp170 milliar.

“Diharapkan kontrak kerja sama pengangkutan BBM dengan Pertamina bisa meningkatkan pendapatan perseroan,” ujarnya.

oke

LEAVE A REPLY