Pastikan Sinergi dalam Mencapai SDGs, Kemlu Gelar Seminar di Semarang

0
426

Semarang, Nawacita.co : “Agenda 2030 (Sustainable Development Goals/SDGs) merupakan panduan pembangunan yang disepakati secara global, people-centered, dan disusun secara bottom-up,” ujar Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian A. Ruddyard saat membuka Lokakarya SDGs di Auditorium FISIP UNDIP, Semarang (28/2). Lebih lanjut disampaikan, bahwa akademisi dan mahasiswa sebagai ujung tombak perubahan (agent of change) harus berkontribusi secara positif bagi pencapaian SDGs.

Sementara itu, Dekan FISIP UNDIP, Dr. Sunarto, M.Si., menyampaikan bahwa gerak laju pembangunan di tingkat nasional dan daerah perlu diselaraskan dengan SDGs. Selain itu, Agenda 2030 perlu disosialisasikan secara luas, termasuk kepada para politisi.

Lokakarya kerja sama Ditjen Kerja Sama Multilateral Kemlu dan Departemen Hubungan Internasional, FISIP UNDIP mengambil tema “Memajukan Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 di Indonesia: Sinergi Pusat dan Daerah”. Memastikan tujuan global SDGs menjadi suatu gerakan di tingkat nasional memerlukan rasa kepemilikan yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, Lokakarya ditujukan untuk para pejabat pemerintah daerah dan akademisi guna meningkatkan kesadaran untuk berkolaborasi secara sinergis mencapai SDGs.

Lokakarya menghadirkan Direktur PELH Kemlu, Kepala Bappeda, dan Dosen FISIP UNDIP sebagai pembicara dan dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa dan akademisi di Semarang, Jawa Tengah dan sekitarnya. Melalui diskusi interaktif, para pembicara mengulas lebih lanjut mengenai urgensi SDGs, peran diplomasi Indonesia dan capaian SDGs di tingkat nasional, hal-hal yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi di tingkat daerah, serta langkah-langkah dan kemitraan yang perlu dilakukan guna memastikan tercapainya target SDGs pada tahun 2030.

Para peserta berpartisipasi secara aktif dan banyak menyoroti berbagai isu terkait anara lain masih tingginya kemiskinan dan ketimpangan, akuntabilitas pejabat publik dan pemimpin daerah, peran yang dapat dilakukan oleh generasi muda, serta tujuan SDGs terkait pemanfaatan teknologi dan media sosial.

Diharapkan melalui kegiatan semacam ini, akan tercipta  sinergi antar seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah, akademisi, swasta, lembaga swadaya masyarakat, kalangan bisnis dan filantrofi guna mewujudkan tujuan pembangunan nasional sebagai kontribusi terhadap pencapaian Agenda 2030.

 

LEAVE A REPLY