Harga Cabai Naik Tak Membuat Petani Kaya

0
457

Malang, Nawacita – Melambungnya harga cabai rawit tidak membuat petani cabai di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, menjadi kaya dalam sesaat. Meski harga cabai di pasaran naik, tapi mereka tetap menjual cabai dari sawahnya seharga Rp35.000 per kg.

Ketua Kelompok Tani Gema Ripah 2, Desa Purworejo, Yogiantoro menjelaskan, pihaknya ingin membantu pemerintah yang melakukan operasi pasar cabai di Jakarta dan kota besar lainnya. “Kami ingin membangun kepercayaan dengan pemerintah. Setiap tahun kami menerima bantuan peralatan pertanian dan saprodi, termasuk pupuk dan obat kimia nabati. Saat ini pemerintah membutuhkan kami.

Jadi cabai hanya kami jual Rp35.000 per kg,” kata Yogiantoro. Dijelaskannya, di Kecamatan Ngantang, luas tanaman cabai rawit mencapai 30 hektare. Bulan ini memang waktunya panen raya, tapi karena curah hujan tinggi proses petik hanya dilakukan sekali seminggu. Berbeda saat musim kemarau, proses petik dilakukan seminggu dua kali.

“Biasanya, kami menjual cabai Rp60.000- 70.000 per kg-nya. Karena pemerintah membutuhkan kami, maka dijual Rp35.000 per kg,” kata Yogiantoro. Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sudjono saat meninjau sekaligus panen cabai di Desa Purworejo menegaskan, curah hujan tinggi menyebabkan produksi cabai rawit terganggu sehingga petani tidak bisa memanen dua kali seminggu.

Dia mengaku secara umum produksi cabai nasional masih aman. Di Kabupaten Kediri, luas tanaman cabe mencapai 5000 hektare. Sama dengan Kabupaten Malang ditambah lagi dengan di Jateng dan Jabar. “Kita harus sama-sama menjaga kestabilan harga cabai agar tidak menimbulkan kegaduhan tingkat nasional,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang Nasri menambahkan, sentra pertanian cabai rawit di Kabupaten Malang terdapat di Kecamatan Dau, Tumpang, Poncokusumo, Pujon dan Turen, termasuk di Kecamatan Wajak. Saat musim hujan ini memang mengganggu produksinya. Pemkab Malang akan berusaha membantu pemerintah pusat untuk menekan harga cabai hingga di bawah Rp70.000 per kg.

Sumber : okezone.com

LEAVE A REPLY