DPR Segera Tetapkan Budi Gunawan Kepala BIN

0
621
Komjen Pol Budi Gunawan saat di gedung DPR RI (dok).

JAKARTA, NAWACITA – Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Surat penunjukkan BG telah disampaikan kepada pimpinan DPR untuk dipertimbangkan.

“Jadi tadi kita sudah rapim (rapat pimpinan). Rencananya Senin akan rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi. Selasa rencananya rapat paripurna membacakan surat presiden,” ungkap Ketua DPR Ade Komarudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat malam (2/9/2016).

Namun rapat paripurna harus menunggu hasil rapat konsultasi dengan rapat pimpinan fraksi. Setelah surat persiden dibacakan di Sidang Paripurna, proses pembahasan akan diserahkan kepada Komisi I DPR yang akan menjadwalkan fit and proper test.

Jadwal uji kelayakan dan kepatutan Komjen BG tampaknya akan dilakukan dalam waktu dekat. Begitu fit and proper test selesai, DPR akan langsung mengambil keputusan penetapan Komjen BG sebagai Kepala BIN.

“Fit and proper test di Komisi I hari Rabu. Hari Kamis, paripurna pengambilan keputusan,” jelas pria yang akrab disapa Akom itu.

Akom pun menugaskan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan untuk mengawal proses pembahasan penetapan Komjen BG sebagai pengganti Sutiyoso tersebut. Sebab, politisi Golkar ini akan kunjungan ke Arab Saudi dalam rangka pengawasan pelaksanaan Haji. Dua wakilnya yang lain, Agus Hermanto dan Fdli Zon pekan depan juga akan ada tugas keluar negeri.

“Saya akan pergi pengawasan haji. pak Agus menghadari pertemuan kepala negara dan ketua parlemen se ASEAN di Laos. Pak Jokowi ke sana juga. Saya tidak bisa ke sana, maka diwakili pak Agus,” jelas dia.

Fungsi pengawasan haji menurut Akom sangat diperlukan. Seperti pada tahun lalu, kata Akom, biaya untuk naik Haji turun hampir sekitar Rp 5-10 juta setelah DPR melakukan kunjungan.

“Saya dengar dari pak Fahri, tahun ini lebih baik. Kita harus lakukan perbaikan. Urusan BIN agar pak Taufik dan pak Fahri kawal. Pak Fadli juga besok tugas ke Norwegia,” kata Akom.

Sebagai politisi Golkar, sebenarnya Akom sudah mendapat tugas dari Ketum Golkar Setya Novanto untuk mengawal proses penunjukkan Komjen BG sebagai Kepala BIN di DPR. Novanto memberikan dukungan yang besar terhadap pilihan presiden Jokowi itu.

“Pimpinan DPR lain kan sifatnya kolektif. Nanti biar lihat bagaimana hasilnya,” tandas Akom.

sumber : detik

LEAVE A REPLY