Bidik Korporasi, Telkom Luncurkan Layanan Khusus “Smart Office” Gigapro

0
447

Bandung, nawacita.co – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom meluncurkan layananan ultra broadband Smart Office Pro Gigapro. Layanan ini menyasar pelanggan korporat dan bisnis.

Direktur Enterprise & Business Service (EBIS) Telkom Muhammad Awaluddin mengemukakan, produk ini masuk dalam layanan Indihome. Layanan ini memiliki kecepatan maksimal 100 Mbps.

Menurut dia, selain ada pelanggan home broadband, ada segmen korporat dan bisnis dengan kebutuhan bandwith lebih tinggi.

“Potensi pasar di segmen ini sangat besar. Karena itu, Telkom meluncurkan layanan Smart Office Pro,” kata dia melalui keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (2/8/2016).

Di Bandung, pelanggan pertama layanan anyar Telkom ini adalah Hotel Grand Asrilia. Hotel ini menggunakan layanan ultra broadband Smart Office Pro 1 Gbps Gigapro.

“Gigapro series ini nantinya akan terus dikembangkan, sehingga akan ada layanan 2 Gbps, 5 Gbps, 10 Gbps, dan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan,” lanjut Awaluddin.

Dia mengemukakan, layanan yang baru diluncurkan ini meruntuhkan anggapan bahwa Indonesia tak bisa menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi ultra broadband.

Menurut dia, pada tahap pertama layanan ini sudah bisa dinikmati pelanggan yang berlokasi di ibu kota provinsi di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun ini, Telkom menargetkan meraih 1.000 satuan sambungan layanan ultra broadband.

“Prioritas adalah Jakarta, seperti untuk perkantoran, apartemen, highrise building, dan lainnya,” tuturnya.

Awaluddin melanjutkan, layanan ini diluncurkan mengingat saat ini perusahaan yang membutuhkan akses internet dengan kecepatan hingga 1 Gbps mulai tumbuh, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia.

Telkom, lanjutnya, selama ini telah menyediakan berbagai solusi dan layanan akan kebutuhan askes internet berkualitas tinggi berbasis fiber-optic.

“Internet berkecepatan tinggi kini sudah menjadi kebutuhan pelanggan, khususnya dari segmen korporasi dan bisnis,” ujarnya.

Khusus untuk layanan Smart Office Pro ini, Telkom menyasar pelanggan korporasi dan bisnis yang sudah ada, baik office maupun building, dengan kebutuhan upgrade bandwidth.

Hingga Semester I 2016, Telkom Direktorat EBIS berhasil menembus 2 Tbps Bandwidth in Service (BIS). Pencapaian tersebut menumbuhkan optimisme untuk menembus target 3 Tbps hingga akhir 2016.

Pencapaian 2 Tbps terdiri dari faktor utilization penggunaan BIS berdasarkan produk Internet 66 persen dan Data Communication 34 persen.

Dari faktor lokasi, penggunaan BIS masih didominasi di Pulau Jawa 71 persen dan luar Pulau Jawa 29 persen.

Berdasarkan segmentasi pengguna BIS dimana segmen Service dan Government mendominasi penggunaan sebesar 57 persen, segmen trading 25 persen, dan sisanya manufacturing 18 persen.

Sumber : kompas.com

LEAVE A REPLY