Job Fair Yogyakarta Sediakan 3.000 Lowongan Kerja dan Perluas Peluang Inklusif Disabilitas
Yogyakarta, Nawacita – Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Kota Yogyakarta 2026 tidak sekadar menghadirkan ribuan lowongan pekerjaan, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap dunia kerja yang inklusif. Sebanyak 3.000 lowongan dari 29 perusahaan tersedia dalam kegiatan bertajuk “Dari Kaum Rebahan Menuju Kaum Gajian” yang digelar di Gedung Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Kampus Yogyakarta pada 15–16 Juli 2026.
Selain mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta itu juga menyediakan layanan konsultasi karier serta membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Bagi para pencari kerja, Job Fair menjadi ruang untuk memperoleh informasi lowongan secara langsung dari perusahaan. Alamsyah Putra, lulusan Hubungan Internasional, mengaku kegiatan tersebut memudahkan pencari kerja mengenal kebutuhan perusahaan tanpa harus mengandalkan informasi daring.
“Kalau ada Job Fair seperti ini lebih enak karena kita bisa bertemu langsung dengan perusahaan. Jadi lebih tahu perusahaan mana yang sedang membutuhkan karyawan dan seperti apa kualifikasi yang dicari. Semoga teman-teman yang sedang berjuang mencari kerja bisa segera mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sinta Dias yang memiliki pengalaman di bidang business development dan marketing. Menurutnya, kehadiran puluhan perusahaan dalam satu lokasi membuat proses mencari peluang kerja menjadi lebih efektif.
“Job Fair seperti ini sangat bermanfaat, terutama untuk orang-orang yang sedang mencari pekerjaan maupun fresh graduate. Perusahaan yang hadir juga cukup menarik karena ada beberapa yang sudah kami kenal, tetapi ada juga perusahaan baru yang sebelumnya belum kami ketahui,” kata Sinta.
Sementara itu, Yoana yang baru mengundurkan diri dari pekerjaannya berharap kegiatan serupa dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi para pencari kerja.
“Harapannya semoga melalui Job Fair ini semakin banyak orang yang mendapatkan pekerjaan. Saya sendiri baru resign, jadi acara seperti ini benar-benar membantu karena bisa melihat banyak pilihan lowongan dalam satu tempat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan penghargaan kepada 10 perusahaan yang dinilai telah membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan dunia kerja yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan berdasarkan kompetensi.
Pelaksana Tugas Asisten Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menegaskan penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi di dunia kerja.
“Penyandang disabilitas memiliki kemampuan, keterampilan, semangat, dan potensi yang sama untuk berkontribusi. Kota Yogyakarta terus menuju kota yang inklusif, sehingga kesempatan kerja harus diberikan berdasarkan kompetensi,” ungkapnya.
Menurut Agus, dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga keterampilan, karakter, kemampuan berkomunikasi, serta kemauan untuk terus berkembang.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan, karakter, kemampuan berorganisasi, berkomunikasi, dan yang paling penting adalah kemauan keras. Kesempatan bisa datang, tetapi kalau tidak memiliki semangat dan daya juang, sering kali seseorang berhenti di tengah jalan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pekerjaan merupakan proses pembelajaran yang membentuk profesionalisme seseorang.
“Tidak ada pekerjaan yang kecil. Semua adalah bagian dari sebuah tim kerja. Jangan berharap langsung sukses ketika pertama kali bekerja. Nikmati prosesnya karena dari sanalah pengalaman dan etos kerja terbentuk,” katanya.
Agus mengajak para pencari kerja memanfaatkan Job Fair dengan mempersiapkan dokumen lamaran, portofolio, dan kemampuan berkomunikasi saat bertemu perekrut.
“Kenali perusahaan yang hadir, pelajari kualifikasi yang dibutuhkan, siapkan CV, portofolio, dan yakinkan HRD bahwa Anda memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Jangan mudah berkecil hati ketika persaingan tinggi. Tetap optimistis dan terus mencoba,” pesannya.
Selain menghadirkan ribuan lowongan, Job Fair juga menyediakan layanan konsultasi karier untuk membantu pencari kerja menyusun CV, mengenali potensi diri, hingga mempersiapkan wawancara kerja.
Komitmen terhadap dunia kerja yang inklusif turut ditunjukkan Concentrix Services Indonesia Yogyakarta. Perusahaan tersebut membuka sejumlah posisi, seperti customer service dan content moderator, bagi penyandang disabilitas yang mampu mengoperasikan komputer.
“Selama pelamar dapat menggunakan komputer, melihat layar, dan mengetik, kami membuka kesempatan yang sama bagi teman-teman disabilitas untuk bergabung sesuai kompetensinya,” jelas Recruitment Team Concentrix, Yunanda Gia Dinta.


