Tuesday, June 23, 2026

UK Petra Bangun Jembatan Kolaborasi agar UKM Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

UK Petra Bangun Jembatan Kolaborasi agar UKM Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

SURABAYA, Nawacita – Tekanan ekonomi akibat penguatan dolar AS dan kenaikan harga bahan bakar membuat pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) tak bisa lagi berjalan sendiri.

Di tengah situasi itu, Direktorat Pengembangan Usaha Sosial (DPUS) Universitas Kristen (UK) Petra mengajak pelaku usaha membangun kolaborasi agar tetap bertahan dan bertumbuh.

Direktur DPUS UK Petra, Dr. Pwee Leng membuka ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan akademisi, investor, hingga mitra industri untuk memperkuat ekosistem bisnis berdampak sosial.

“Forum ini dirancang untuk membangun kolaborasi strategis dalam mengembangkan ekosistem usaha yang berdampak sosial,” ujarnya.

Baca Juga: UK Petra Buka Magister Manajemen Jarak Jauh Berbasis AI, Bidik Pekerja dan ASN di Maluku

Dalam kesempatan itu, DPUS juga memperkenalkan PETRA SEE (Social Entrepreneurship Ecosystem), sebuah ekosistem yang menghubungkan mahasiswa, dosen, investor alumni, industri, Pemerintah Kota Surabaya, dan masyarakat dalam satu siklus pengembangan usaha berkelanjutan.

Tak hanya membahas strategi bertahan menghadapi ketidakpastian global, peserta juga mendapatkan pendampingan terkait inovasi dan legalitas usaha sebagai bekal mengikuti HK Tech 300 Startup Competition di Hong Kong.

“DPUS UK Petra sendiri dipercaya menjadi mitra resmi untuk menyeleksi peserta yang akan mewakili Indonesia,” ungkap Pwee Leng.

Bagi DPUS, tantangan ekonomi bukan alasan untuk berhenti berkembang. Justru di tengah situasi sulit, kolaborasi menjadi kunci agar UKM lokal semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu menembus pasar global.

(Alus)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru