Rig PDSI#11.2 Dukung Tambahan Produksi Migas di Papua Barat Daya
Papua Barat Daya, Nawacita – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali membuktikan keandalan layanan pengeborannya melalui keberhasilan Rig PDSI#11.2/N80B-M dalam mendukung pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW)-F002 milik PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Region 4 Zona 14 di wilayah kerja Salawati, Papua Barat Daya.
Keberhasilan tersebut menjadi kontribusi nyata Pertamina Drilling dalam mendukung peningkatan produksi minyak nasional. Sumur SLW-F002 mencatat hasil uji produksi awal sebesar 623 barel minyak per hari (BOPD), memperkuat pasokan energi nasional sekaligus menunjukkan efektivitas operasi pengeboran yang dijalankan.
Sumur pengembangan tersebut dibor menggunakan metode directional J-type hingga mencapai target kedalaman 2.093 meter measured depth (mMD). Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari pengeboran hingga uji produksi, berhasil diselesaikan dalam waktu 54 hari dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan (HSSE).
Berdasarkan hasil uji produksi awal yang dilakukan pada 11 Juni 2026, sumur SLW-F002 mampu menghasilkan 623 BOPD dari lapisan reservoir Kais menggunakan metode artificial lift Electric Submersible Pump (ESP). Produksi tersebut diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencapaian target produksi migas nasional.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pekerja dan pemangku kepentingan yang terlibat selama pelaksanaan proyek.
Menurutnya, Rig PDSI#11.2 mampu menunjukkan performa operasional yang optimal, baik dari sisi efisiensi waktu, keandalan peralatan, maupun konsistensi penerapan standar HSSE selama operasi berlangsung.
Keberhasilan pengeboran dan uji produksi sumur SLW-F002 menjadi bukti komitmen Pertamina Drilling dalam menghadirkan layanan pemboran yang andal, aman, dan efisien.
“Kinerja Rig PDSI#11.2 yang mampu menyelesaikan operasi sesuai target dengan standar HSSE yang baik menunjukkan kesiapan kami untuk terus mendukung peningkatan produksi migas nasional serta mewujudkan operational excellence di setiap wilayah operasi,” ujar Avep.
Keberhasilan pengeboran sumur SLW-F002 semakin memperkuat rekam jejak Pertamina Drilling sebagai penyedia jasa pengeboran nasional yang mampu menghadirkan operasi yang aman, efisien, dan berorientasi pada peningkatan produksi.
“Capaian ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan layanan pengeboran berstandar tinggi di berbagai wilayah operasi Indonesia,” tuturnya.
Reporter: Parto Sasmito


