Indonesia-Rusia Desak Penghentian Aksi Militer AS dan Israel demi Stabilitas Timur Tengah
JAKARTA, Nawacita – Pemerintah Indonesia dan Rusia menegaskan, perlunya langkah konkret untuk mengatasi ketegangan di Timur Tengah yang dipicu oleh aksi militer Amerika Serikat serta Israel terhadap Iran guna memulihkan stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
Hal itu menjadi poin krusial dalam pertemuan strategis itu berlangsung dalam bentuk konsultasi diplomatik antara Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Georgy Borisenko di Moskow.
Kedua negara bersepakat bahwa eskalasi yang terjadi saat ini memerlukan penanganan serius yang mengedepankan hukum internasional.
Indonesia dan Rusia menyoroti pentingnya mengatasi ketidakstabilan, yang dipicu oleh intervensi militer pihak luar yang dinilai memperburuk situasi di kawasan.
“Kedua pihak menekankan pentingnya mengatasi akar ketidakstabilan yang dipicu aksi militer AS dan Israel terhadap Iran,” demikian bunyi pernyataan tertulis dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Baca Juga: Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Selain isu Iran, diskusi mendalam juga mencakup konflik berkepanjangan Palestina-Israel serta perkembangan situasi keamanan di Lebanon, Suriah, dan Yaman.
Dalam dialog tersebut, Indonesia dan Rusia kembali menegaskan dukungan penuh terhadap penyelesaian konflik sesuai dengan Piagam PBB. Mereka juga menyoroti prinsip non-intervensi serta penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah setiap negara.
Kedua negara juga membahas potensi interaksi dan kolaborasi lebih lanjut dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Hal itu dipandang strategis mengingat peran OKI dalam menyuarakan kepentingan negara-negara Muslim dan stabilitas di kawasan terkait.
ipnws.

