Kronologi Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo, Suara Ledakan Mirip Bom
SURABAYA, Nawacita – Kronologi Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo, Suara ledakan mirip bom yang berasal dari salah satu pabrik di kawasan Industri Jati, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo pada Senin sore (6/3), menghebohkan masyarakat.
Kepulan asap pekan berwarna hitam dan dentuman terdengar hingga wilayah Kota Surabaya. Insiden diketahui terjadi di area pabrik PT Great Wall Steel, Jalan Brigjen Katamso, Desa Janti, Waru, Sidoarjo.
Ketua RW 02 Desa Janti, Sukani mengatakan bahwa insiden ledakan mirip bom terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Ia menerima informasi pertama terkait sumber ledakan dari pihak keamanan pabrik.
“Informasi dari sekuriti, itu katanya blender tong atau drum. Blender las pemotong gitu, yang di-blender itu entah isinya apa, saya kurang tahu pasti, lalu meledak,” ujar Sukani kepada awak media di lokasi, Senin (6/4).
Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Dua di antaranya adalah pekerja pabrik dan satu korban lainnya berprofesi sebagai sopir. Seluruh korban dilarikan ke RS Mitra Keluarga Pondok Tjandra.
Baca Juga: Viral Video Insiden Wahana Air di Pantai Ammani, Penumpang Terlempar ke Pinggir Pantai
“Informasi yang saya dapat korbannya tiga orang. Yang dua itu pekerja pabrik luka ringan, yang satu agak berat, yaitu sopir. Saat ini semuanya masih dirawat di Rumah Sakit Sidoarjo,” sambungnya.
Setelah insiden ledakan, operasional PT Great Wall Steel dihentikan sementara. Petugas keamanan dan pihak terkait langsung terjun untuk mengamankan lokasi dan penyelidikan.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti ledakan mirip bom yang terjadi di area pabrik PT Great Wall Steel Sidoarjo.
“Sesuai dengan SOP, kami melakukan pengecekan dan sterilisasi untuk mencari sebab-akibatnya apa. Saat ini anggota Polsek, Polresta Sidoarjo sudah ada di TKP,” ucapnya kepada media via panggilan suara, Senin (6/4).
“Jadi ini kami sedang mencari sebab akibatnya apa dari insiden terjadinya ledakan itu. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan, nanti lebih ter-update-nya nanti saya kabari lagi,” pungkas AKP Novi.
jpnws.



