Sunday, April 5, 2026

Permudah Akses Jemaah, Arab Saudi akan Bangun Bandara di Makkah

Permudah Akses Jemaah, Arab Saudi akan Bangun Bandara di Makkah

Makkah, Nawacita | Untuk memudahkan perjalanan para jemaah ke Makkah, Arab Saudi telah menyiapkan dan menyetujui rencana bangunan bandara dan sistem metro baru.

Hal ini disampaikan oleh Saleh Al-Rasheed, CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Mekah dan Tempat-Tempat Suci (RCMC) dalam wawancaranya bersama Harvard Business Review Arabia.

Dikutip dari euronews, Jumat (3/4/2026) sebagai bagian dari proyek ini, Komisi Kerajaan, sebuah entitas pemerintah yang bertugas untuk pengembangan, perencanaan, dan layanan di Makkah dan tempat-tempat suci di sekitarnya, akan bekerja sama dengan sektor swasta untuk mengembangkan model yang sesuai untuk investasi proyek tersebut.

Saat ini Makkah tidak memiliki bandara internasional fungsional sendiri. Namun, pada tahun 2024 Arab Saudi bereksperimen dengan kendaraan udara listrik otonom untuk mengeksplorasi potensi memfasilitasi perjalanan darurat, serta pengiriman peralatan medis.

Baca Juga: Presiden Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Haji: Bangun Kampung Haji di Makkah dan Turunkan Biaya Haji

Hingga saat ini, sebagian besar jamaah internasional memilih untuk terbang ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, yang berjarak sekitar 100 km dari kota suci. Lalu perjalanan mereka ke Mekah melalui jalur darat.

Adapun tantangan dalam pembangunan bandara ini yaitu medan pegunungan Mekah, termasuk turbulensi, pendekatan yang sulit, dan potensi masalah visibilitas dan cuaca.

“Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan sebagai persiapan peluncurannya pada fase selanjutnya,” kata Al-Rasheed.

Baca Juga: Danantara Akuisisi Sejumlah Aset Perhotelan hingga Real Estate di Makkah

Armada bus Mekah terdiri dari 400 kendaraan yang beroperasi di 12 rute yang mencakup 580 kilometer. Layanan ini, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2022, telah mengangkut lebih dari 185 juta penumpang di seluruh kota suci.

Keberadaan bandara ini nantinya akan memangkas waktu perjalanan darat dan mempermudah pergerakan jutaan jemaah yang ingin umrah ataupun haji.

Tahun lalu, menurut data dari Otoritas Umum Statistik (GASTAT) Arab Saudi menyambut lebih dari 1,5 juta jemaah haji internasional, yang tiba melalui berbagai titik masuk. Secara total terdapat lebih dari 1,6 juta jemaah haji.

Pada tahun 2024, statistik haji GASTAT menemukan bahwa jemaah dari Eropa, Amerika, Australia, dan negara-negara lain mencakup 3,2% dari total jemaah. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru