Tuesday, March 31, 2026

Imbas Konflik Iran-AS, Penjualan Mobil Mewah di Dubai Anjlok

Imbas Konflik Iran-AS, Penjualan Mobil Mewah di Dubai Anjlok

Jakarta, Nawacita | Ketegangan militer di Timur Tengah membuat orang-orang tajir di Dubai menahan diri untuk berbelanja barang mewah, termasuk soal mobil.

Rolls-Royce baru saja meluncurkan model “Arabesque”, seminggu setelah membuka showroom keduanya di Dubai, tepat sebelum serangan AS-Israel ke Iran yang diikuti oleh serangan balasan Iran ke wilayah Teluk.

“Ini adalah pasar terbaik di dunia,” kata CEO Bentley, Frank-Steffen Walliser, awal bulan ini mengenai Timur Tengah dikutip dari Reuters.

Peluncuran mobil mewah tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik. Banyak dealer mobil mewah tutup setelah perang pecah. Merek ternama seperti Ferrari dan Maserati sempat menghentikan pengiriman unit kendaraan mereka kepada konsumen.

Showroom-showroom sempat tutup sebentar ketika pertempuran pecah, dan bahkan setelah buka kembali, jumlah pengunjung belum pulih seperti semula.

Baca Juga: Daftar Negara yang Naikkan Harga BBM Imbas Perang Iran-AS

Rolls-Royce saat ini sedang memantau dengan cermat situasi di Timur Tengah. Sementara itu, F1rst Motors di Dubai, dealer yang menjual semua merek mobil mewah ternama, sempat menutup pintu operasionalnya selama beberapa hari pertama setelah perang dimulai.

Direktur F1rst Motors Chris Bull mengatakan showroomnya menjual Ferrari dan Bugatti, serta menjual kendaraan dengan rentang harga mulai dari sekitar $250.000 (sekitar Rp4 miliar) hingga mencapai $14 juta (sekitar Rp221 miliar).

Bull menyebutkan bahwa sejak F1rst Motors dibuka kembali, bisnis turun sekitar 30%, meskipun penjualan mobil dengan harga di atas $1,4 juta telah stabil dan penjualan mereka di luar Uni Emirat Arab tetap kuat.

“Jelas, lebih sedikit orang yang datang langsung ke showroom… Tapi kami masih berhasil mempertahankan tingkat bisnis yang baik,” kata Bull. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru