Tuesday, March 31, 2026

Ternyata Ini Penyebab Rambut Menipis saat Tua

Ternyata Ini Penyebab Rambut Menipis saat Tua

Jakarta, Nawacita | Rambut yang tertinggal di sisir atau saluran pembuangan air mungkin tampak seperti masalah biasa, sampai suatu hari Anda menyadari belahan rambut di cermin tak lagi serapat dulu. Bagi banyak orang, momen ketika jari-jari merasakan kunciran rambut yang semakin tipis dan ringan adalah alarm yang merisaukan.

Penipisan ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan cara tubuh memberi tahu bahwa waktu sedang bekerja pada metabolisme kita dengan cara yang sangat nyata. Konsultan trikologis (ahli kesehatan rambut dan kulit kepala) sekaligus spesialis restorasi rambut PRP yang berbasis di West Sussex, Ruth Collis,mengatakan rambut merupakan salah satu barometer kesehatan tubuh. Memahami mengapa rambut menipis seiring bertambahnya usia adalah langkah pertama untuk menjaga mahkota tetap sehat pada masa senja.

Salah satu faktor utama yang tidak bisa dihindari adalah perubahan hormon. Seiring bertambahnya usia, tubuh terpapar hormon dalam jangka waktu yang lebih lama. Jika seseorang memiliki sensitivitas terhadap hormon tertentu, hal ini dapat menyebabkan miniaturisasi rambut, kondisi di mana helai rambut tumbuh semakin halus dan pendek hingga akhirnya berhenti tumbuh.

Baca Juga: 4 Penyebab Rambut Rontok pada Wanita yang Perlu Kamu Ketahui

“Hal ini bervariasi secara individual, tetapi sangat umum bagi wanita untuk menyadari kerontokan dan penipisan rambut di fase-fase kehidupan yang digerakkan oleh hormon, seperti saat mulai menstruasi, setelah melahirkan, hingga masa perimenopause dan menopause,” ujar Collis dikutip dari laman Independent pada Selasa (24/3/2026).

Banyak wanita yang sebelumnya tidak memiliki masalah rambut tiba-tiba mengalami kerontokan yang terakselerasi saat memasuki masa menopause akibat fluktuasi hormon yang drastis. Selain hormon, penurunan regenerasi sel juga memegang peranan penting.

Sama seperti kulit yang tidak lagi kencang atau luka yang lebih lama sembuh, sel-sel rambut kita tidak lagi bereplikasi dengan cara yang sama seperti saat kita muda. Kualitas rambut pun menurun karena fondasi pertumbuhannya melemah.

Baca Juga: 7 Bahan Alami Pengganti Hair Mist, Rambut jadi Wangi Sepanjang Hari

Namun, jangan hanya menyalahkan genetika atau usia. Collis mengatakan kebiasaan sehari-hari seperti konsumsi alkohol dan merokok memiliki dampak negatif yang terakumulasi seiring waktu terhadap kesehatan rambut.

Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat tiroid, sering kali memiliki efek samping berupa kerontokan atau membuat rambut tumbuh lebih halus.

Kekurangan nutrisi, terutama zat besi, adalah musuh tersembunyi lainnya. “Zat besi sangat penting untuk memproduksi hemoglobin, yang bertanggung jawab mengangkut oksigen ke folikel rambut. Folikel rambut memiliki metabolisme yang tinggi dan membutuhkan banyak energi serta oksigen untuk terus tumbuh,” ujar Collis. Jika tubuh kekurangan zat besi dalam jangka panjang, rambutlah yang pertama kali akan “dikorbankan” oleh tubuh. rpblk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru