Surabaya, Nawacita.co – Dinas Perhubungan Jawa Timur memastikan kesiapan skema penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, menyebut optimalisasi Pelabuhan Ketapang menjadi kunci dalam mengurai antrean kendaraan, khususnya yang menuju Bali.
Menurutnya, penanganan lintas antarprovinsi tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan, namun Pemprov Jatim turut mendukung melalui penyediaan infrastruktur dermaga.
“Ketapang sangat membantu karena memiliki jumlah dermaga lebih banyak. Bahkan tiga dermaga difungsikan penuh untuk kapal bongkar muat agar antrean di Gilimanuk bisa berkurang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penambahan kapasitas layanan di Ketapang diharapkan mampu mempercepat proses sandar, bongkar, dan keberangkatan kapal. Dengan demikian, kepadatan yang biasanya terjadi di Gilimanuk dapat ditekan.
Namun demikian, Nyono mengakui keterbatasan dermaga di sisi Gilimanuk tetap berpotensi menimbulkan antrean, terutama saat arus balik. Oleh karena itu, skenario pengaturan lalu lintas kapal dan optimalisasi dermaga terus disiapkan agar pergerakan tetap lancar. Alus Tri
- Advertisement -